BANYUWANGI|BIDIK, Ribuan siswa dan guru pembimbing berkompetisi menampilkan karya terbaiknya, pada ajang Lomba Kompetensi Siswa – Sekolah Menengah Kejuruan (LKS-SMK) XXVI Tahun 2017 di Banyuwangi.
Kegiatan itu digelar mulai 23 – 17 Oktober 2017 dan di buka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), Senin (23/10), di GOR Tawangalun Banyuwangi.
“Kami akan perkuat kelembagaan SMK. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas sarana prasarana dan pengajarnya,” kata Gus Ipul.
Selain itu, pemprov juga berencana merevitalisasi smk, antara lain akan menjadikan SMK sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Kami juga akan menautkan SMK dengan kebutuhan peluang kerja yang ada,” imbuh Gus Ipul.
Sementara itu Bupati Anas mengungkapkan, SMK turut berperan dalam mendukung pariwisata yang ada di Banyuwangi, selain pertanian dan ekonomi kreatif. Untuk mendukung itu, pemerintah juga terus memberikan sejumlah sarana dan fasilitas bagi SMK agar bisa praktek langsung. Salah satunya, membangun edukasi hotel (edotel) di SMK Negeri I Banyuwangi.
“Cara ini akan memberikan ketrampilan yang dibutuhkan siswa. Ini bisa m dengan lapangan kerja yang sesungguhnya. Edotel juga berperan sebagai teaching factory, dimana siswa bisa belajar praktek secara langsung tidak hanya teori dalam kelas,” ucap Bupati Anas.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Banyuwangi, Istu Handono menambahkan, LKS di Banyuwangi ini diikuti 1.142 siswa SMK dari 38 Kabupaten se Jawa Timur, menampilkan 51 bidang keahlian yang dikompetesikan, mereka terseleksi dari 1.985 SMK negeri/swasta se-Jatim.
“Bagi siswa yang menang di kompetisi ini, akan mewakili Jawa Timur untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional,” ujarnya.
Selain berkompetisi, para siswa SMK ini juga menampilkan karya-karya mereka dalam sebuah pameran yang digelar di sekitar GOR Tawangalun. Mulai desain grafis, mobil remote control, agronomi hingga teknik sepeda motor.(nng)







