PASURUAN I bidik.news – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Retribusi Parkir Pemkab Pasuruan di semester I Tahun ini sudah mencapai 55 Persen. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat yang merupakan pengelola parkir menjelaskan mayoritas pendapatannya masih dari Parkir Berlangganan.
Tahun ini, Pemkab Pasuruan menargetkan pendapatan dari retribusi parkir sebesar Rp 10 miliar. Target pendapatan itu akan dihimpun dari hasil retribusi parkir tepi jalan, parkir berlangganan hingga retribusi di terminal kargo.
Namun hingga pertengahan tahun ini, pendapatan yang dikejar mencapai 55 persen dari target yang telah ditentukan. Disini, Dishub Kabupaten Pasuruan optimis di akhir tahun target PAD (pendapatan asli daerah) dari retribusi parkir pasti terpenuhi.
Ini dikatakan Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa didampingi Kepala Bidang Sarpras, Ahmad Khoirun menjelaskan, belum terpenuhinya target ini terjadi karena beberapa faktor.
Di antaranya, kondisi ekonomi masyarakat pasca pandemi dan sebagainya. Menurut Khoirun, retribusi parkir di Pasuruan masih banyak disumbang dari parkir berlangganan.
“Sekitar 80 persen pendapatan parkir berasal dari parkir berlangganan. Dan itu didapatkan ketika masyarakat membayar pajak kendaraannya,” kata Khoirun, Senin siang (28/08/2023) di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, pendapatan parkir juga tergantung perekonomian masyarakat. Berbeda dengan tagihan parkir berlangganan, yang dilakukan saat pembayaran pajak kendaraan.
“Ketika ekonomi membaik dan masyarakat membayar pajak kendaraan, maka perolehan parkir akan meningkat,” Imbuhnya.
Sejauh ini, kata Khoirun, perolehan pendapatan parkir memang belum mencapai target. Namun, capaiannya sudah luar biasa, karena sudah terealisasi setengahnya.
Menurutnya, target PAD dari retribusi parkir diancang-ancang hingga Rp 10 miliar. Dari jumlah itu, sudah lebih dari Rp 5 miliar tercapai.
“Realisasi hingga akhir Juli 2023, sudah tercapai sekitar 55 persen. Jadi, meski belum memenuhi target, setidaknya sudah mencapai separo lebih,” tegasnya.
Pantauan dilapangan masyarakat saat ini sudah antusias untuk mendatangi tempat-tempat keramaian, baik itu Mall, pasar maupun tempat hiburan. Adanya kegiatan masyarakat yang semakin naik ini, Dishub optimis target PAD parkir dapat terealisasi. (rusdi)











