BANYUWANGI | bidik.news – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate, Banyuwangi Open Championships 2023, yang digelar di Lapangan Tenis Indoor GOR Tawangalun Banyuwangi resmi dibuka.
Kejuaraan yang diakui oleh Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) ini, memperebutkan Piala Bupati dan Piala Ketua DPRD Banyuwangi.
Sebanyak 1.207 karateka yang turut serta dalam kejuaraan ini, juga menggunakan World Karate Federation (WKF) Rules yang baru tersebut.
“Selamat datang para karateka se-Indonesia di Banyuwangi. Tetap junjung sportivitas dan fairplay,” ucap Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat membuka acara.
“Jangan lupa, setelah kompetisi untuk menikmati destinasi wisata dan kuliner Banyuwangi. Sekali datang ke Banyuwangi, Anda pasti ingin kembali,” sambungnya.
Menurut Ipuk, event olahraga bukan hanya sekadar ajang kejuaraan saja, melainkan salah satu cara untuk mendatangkan banyak orang dan branding daerah. Seperti Kejurnas karate seperti ini, ribuan orang dari berbagai provinsi datang ke Banyuwangi.
“Itulah yang membuat kami sering menggelar event sport, karena dengan demikian banyak orang yang datang ke Banyuwangi. Tidak hanya atletnya, melainkan juga official, pantia, keluarga, dan lainnnya datang ke Banyuwangi,” ungkap Ipuk.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdul Aziz Hamidi menambahkan, peserta yang ikut dalam kejurnas kali ini di luar ekspektasi, padahal kejurnas ini baru pertama kali digelar di Banyuwangi.

“Ini merupakan gelaran pertama di Banyuwangi, namun antusiasme peserta sangat luar biasa. Ada atlet dari Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Barat (NTB), Lampung, Bali dan Papua,” ujar Aziz.
Hal senada juga disampaikan Ketua Pelaksana Kejurnas Karate Banyuwangi Open Championships 2023, Ir. Basuki Rachmad, bahwa event ini tak sekadar ajang untuk mencari karateka terbaik.
Menurutnya, FORKI juga memanfaatkan kejurnas sebagai ajang untuk menginventarisasi atlet karate berbakat dari semua kelas.
“Kelas yang dipertandingkan yakni usia dini, pra-kadet, kadet, junior, under 21 hingga senior. Juga, ada kelas untuk TNI/POLRI yang ditandingkan. Kejurnas di Banyuwangi ini diikuti oleh 54 dojo se-Indonesia,” ujar Basuki.
“Kejurnas ini menggunakan World Karate Federation (WKF) Rules yang baru. Wasit Juri yang akan memimpin pertandingan juga ditunjuk oleh PB FORKI dengan lisensi AKF & Nasional,” ungkap Basuki menambahkan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum INKAI, Syahrullah; Ketua Umum FORKI Jawa Timur, Samsul Muarif; dan Komandan Pangakalan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Indra Nusha Raspati.
Kejurnas Karate Banyuwangi Open Championship 2023 ini digelar mulai 21-25 Juni 2023 dan menyediakan total hadiah sebesar Rp. 200 juta.(nng)











