SURABAYA|BIDIK NEWS – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PELNI Surabaya, memberikan himbauan kepada calon penumpang kapal.
Himbauan tersebut memberlakukan penjualan tiket sesuai jumlah tempat duduk (seat) atau kapasitas kapal, kebijakan baru ini akan diberlakukan mulai, Kamis 1 Agustus 2019.
Kepala operasi (KAOP) PT Pelni Surabaya, Marthin Heryanto, ST mengatakan, kami menghimbau kepada calon penumpang apabila ingin berpergian dengan menggunakan jalur laut harap membeli tiket jauh-jauh hari.
“PT.Pelni akan memberlakukan Kebijakan pengaturan penjualan 1 tiket 1 tempat tidur atau one man one seat akan diberlakukan di seluruh kapal mulai Kamis, 1 Agustus 2019 mendatang,” Ujar Marthin Heryanto, ST saat ditemui diruang meja kerjanya, Senin (22/6).
Martin menambahkan, setelah diberlakukannya kebijakan diatas, PT.Pelni Surabaya tidak melayani penjualan tiket non seat.
Dan apabila,saat sweeping sebelum kapal berangkat kedapatan penumpang lanjutan, yang tidak mempunyai tiket maka akan di turunkan saat itu juga.
“Kami hanya ingin memberikan pelayanan yang terbaik, satu-satunya solusi adalah menjual tiket sesuai kapasitas tempat tidur di kapal,” Pungkasnya.
Untuk menerapkan ketentuan ini PT PELNI Surabaya (persero) tidak akan memberikan toleransi terhadap kelebihan penumpang. Penjualan tiket diatur disesuaikan dengan kapasitas tempat tidur di kapal. Hal ini demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama pelayaran.
Perlu diketahui, kini PELNI mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara, dengan 83 pelabuhan singgah, melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 33.608 seat per hari. Selain itu PELNI juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 seat per hari. (Syawal/Riz).









