BIDIK NEWS | SAMPANG – Warga Dusun Kloykoi Desa Daleman Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang kesulitan mendapatkan air bersih . Pasalnya hanya untuk mendapatkan air yang untuk kebutuhan sehari -hari harus antri berjam-jam disumur setempat
Dusun Kloykoi, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, adalah salah satu desa dari 42 desa yang dilanda kekeringan di Kabupaten Sampang.
Dari sumber mata air dari sumur dalam Dusun Kloykoi, Desa Daleman ada 4 sumur merupakan titik untuk kebutuhan warga sekitar. Dalam musim kemarau yang panjang hanya tinggal 2 sumur yang ada airnya, itupun sangat minim.
“Sekarang yang ada airnya hanya 2 sumur dari 4 sumur yg ada di Dusun Kloykoi dan 2 sumur udah tidak ada,” ungkap Kusairi kepada BIDIK News . Rabu (29/8/2018).
Ironisnya , Masih kata Kusairi , sampai saat ini tidak ada bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga. Warga sampai berjam-jam untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Berharap kepada pemerintah untuk membatu warga dengan bantuan air bersih. Kasihan warga sampai berjam-jam, itupun banyak warga tidak mendapatkan air meskipun antre berjam-jam,” imbuh pemuda setempat ini.
Sebagai upaya, dirinya mengaku telah melaporkan kepada Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto melalui pesan WA dan gambar. “Dengan Laporan tersebut Pj Bupati Sampang merespon dan bertanya, lokasi dan akan ditindak lanjuti,” kata Kusairi.
Terpisah, Bahaudin warga Dusun Kloykoi Timu, Desa Daleman, yang paling parah sangat kekurangan air bersih. Dalam mendapatkan air dari sumur tersebut sampai malam menunggu, hanya untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Untuk mendapatkan air bersih dari sumur itu mas, sampai mellean di sumur tersebut, siapa yang duluan datang, ya .. Itu yang dapat air,” tuturnya. (samsul)










