SIDOARJO -Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) gelar acara Wisuda yang ke-XXXVIII Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana, yang digelar secara daring dan luring di Aula KH Ahmad Dahlan, Sabtu (16/10). Dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) ketat.
Acara tersebut dibagi menjadi dua hari, hari pertama, wisuda tersebut diikuti sebanyak 450 Mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) sebanyak 210 mahasiswa, Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) sebanyak 207, dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) sebanyak 33 mahasiswa, baik secara luring maupun daring.
Rektor Umsida Dr Hidayatulloh MSi membuka acara wisuda. “Umsida bertujuan menjadi perguruan tinggi unggul dan inovatif dalam pengembangan IPTEKS berdasarkan nilai-nilai islam untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, saat ini hingga kedepannya,Umsida sedang menyiapkan akreditasi, harapannya kami bisa menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang terakreditasi unggul,” jelasnya.
Keunggulan wisudawan Umsida juga disampaikan oleh Sekretaris PWM Jatim Ir Tamhid Masyhudi sekaligus anggota BPH Umsida. Ia menjelaskan wisuda merupakan langkah awal kontribusi wisudawan di lingkungan masyarakat. “Saya mengucapkan selamat kepada wisudawan yang sudah belajar selama 4 tahun. Wisuda ini merupakan langkah awal untuk melanjutkan perjuangan di masyarakat, jangan sampai setelah lulus malah malas-malasan,” ujarnya.
Pada acara wisuda ke-38, Umsida menghadirkan orasi ilmiah dari Dr Ing Ilham Akbar Habibie Dipl Ing MBA. Ketua umum ikatan saudagar muslim se-Indonesia ini menjelaskan pentingnya IPTEK dalam meningkatkan daya saing bangsa. “Saya melihat zaman yang terus berkembang, terutama dalam bidang teknologi. Hal ini sangat penting bagi generasi muda khususnya wisudawan Umsida. Selalu mengikuti perkembangan teknologi agar bisa terus berkembang menuju generasi emas tahun2045,” ujarnya.











