ANKARA — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) akan memanfaatkan kerjasama Pendidikan antara PP Muhammadiyah dan Turkiye Scholarships Burslari (YTB). Peluang itu terbuka lebar, saat Pimpinan Pusat Muhammadiyah melangsungkan lawatan ke Turki Senin lalu (25/11/2019). Dalam rombongan itu, turut pula Rektor Umsida Dr. Hidayatulloh, M.Si.
Kegiatan pertama yang diikuti Rektor Umsida Dr. Hidayatulloh, M.Si. adalah pertemuan dengan Presiden Turkiye Scholarships Burslari (YTB), Abdullah Eren. Pertemuan berdiskusi tentang program beasiswa Turki.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatangan Letter of Intent (LoI) Program Kerjasama Bidang Pendidikan antara YTB dengan Muhammadiyah pada Senin, 25 November 2019 di Kantor YTB Turki.
Dalam pertemuan ini dibicarakan tentang Türkiye Burslari Scholarships (YTB), yaitu beasiswa yang diberikan oleh Negara Turki untuk mahasiswa internasional yang mengambil program S1, S2, S3, penelitian, dan program Bahasa Turki. Program beasiswa YTB ini diberikan untuk orang-orang Turki di Luar Negeri dan Komunitas Terkait serta mahasiswa asing yang kuliah di Turki.
Duta Besar Indonesia untuk Turki, Muhammad Iqbal, turut pula menyaksikan acara penandatanganan LoI antara Muhammadiyah dengan YTB, yang dilakukan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Presiden YTB, Abdullah Eren.
Dalam sambutannya Abdullah Eren menyatakan, bahwa organisasi YTB ini adalah lembaga diaspora yang bertujuan untuk menjaga hubungan dengan warga yang tinggal di luar negeri dengan tanah air dan bahasa ibu mereka.

Lebih lanjut Eren menyatakan bahwa saat ini terdapat 17.000 mahasiswa internasional dari 170 negara yang sedang belajar di Turki dengan beasiswa YTB. Dia mengatakan Turki sangat mementingkan pengembangan hubungan antara YTB dengan Indonesia. “Kami sudah memiliki 230 siswa dengan beasiswa dari Indonesia.” Tahun ini, jumlah siswa beasiswa dari Indonesia mencapai sekitar 60,” tambahnya.
Sebagai salah satu Universitas yang sedang tumbuh dan berkembang cukup cepat yang memerlukan percepatan peningkatan kualifikasi akademik dosen, maka UMSIDA akan memanfaatkan program kerjasama pemberian beasiswa pendidikan dari YTB untuk para dosen dan alumni UMSIDA yang akan mengambil program S2, S3, dan Penelitian.
Sementara itu, Rektor Umsida Hidayatulloh mengatakan, Lembaga YTB ini akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing yang belajar di Turki dengan nilai yang cukup besar, meliputi monthly stipend, tuition fee, one-off return flight ticket, health insurance, accommodation, and one year Turkish language course.
Untuk itu, lanjut Hidayatulloh, kami akan memanfaatkan kerjasama bidang pendidikan antara Muhammadiyah dengan YTB ini. Umsida segera mensosialisasikan kepada para dosen dan alumni UMSIDA. ”Kami akan mendorong dosen-dosen muda untuk mengambil peluang ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga ke depan dosen UMSIDA yang lulusan S3 luar negeri yang berkualitas menjadi lebih banyak lagi,” pungkasnya.(*)












