BANYUWANGI | bidik.news – Keberhasilan Polresta Banyuwangi dalam melakukan langkah-langkah penyelesaian konflik sosial di bidang agraria yang berlangsung selama puluhan tahun mendapat apresiasi dari Kementerian ATR/BPN.
Apresiasi tersebut ditandai dengan pemberian piagam penghargaan dan pin emas kepada Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa dan Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja.
Bersamaan dengan itu, penghargaan juga diberikan kepada Kepala ATR/BPN Mojokerto, Budiono yang sebelumnya menjabat Kepala ATR/BPN Banyuwangi.
Proses penyelesaian konflik lahan secara efektif melalui Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Sosial yang pembentukannya diinisiasi dan didorong oleh Kapolresta Banyuwangi bersama Tim Teknis Internal.
Polresta Banyuwangi dan ATR BPN Banyuwangi dinilai sukses melakukan penyelesaian permasalahan konflik lahan HGU antara PT Bumisari Maju Sukses dengan masyarakat Desa Pakel yang telah berlangsung sejak 2002.

Ada 400-an hektar lahan HGU yang diambil alih sepihak oleh warga sejak 2018 dan memicu konflik antara masyarakat dengan pihak PT.
Pemberian penghargaan dan pin emas diberikan langsung oleh Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto saat acara Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengungkapkan, penyelesaian kasus menggunakan pendekatan hukum progresif dengan mengedepankan kemanfaatan hukum dan mediasi, untuk mencari win-win solution ditangani secara terpadu oleh Polresta Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi dan ATR/BPN Banyuwangi.
“Kondisi saat ini, upaya gakkum dilakukkan secara terukur terhadap aktor intelektual pemicu konflik, dan dilakukan upaya mediasi untuk mencari jalan tengah dg pemanfaatan lahan bersama,” ujar Kombes Pol Deddy.
Menurutnya, selain penyelesaian konflik di atas, Polresta Banyuwangi melalui Sat Reskrim Polresta Banyuwangi telah melakukan kerjasama yang efektif dalam penegakkan hukum terhadap aktor-aktor mafia tanah di Banyuwangi, sesuai dangan 2 Laporan Polisi (LP) yang saat ini sedang diproses.
Penyerahan piagam serta pin emas kepada pejabat yang sukses menangani kasus mafia tanah ini, juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Jaksa Agung ST Burhanuddin, para pejabat utama Polri dan Kepala Kantor Wilayah BPN se-Indonesia.(nng)











