GRESIK — Belajar dimulai dari kecil, seperti orang mengukir diatas batu, yang artinya tahan lama, demikian disampaikan ketua yayasan Yakfi, Hj Lilik Hidayati, seusai pelaksanaan khotmil quran dan khatam dasar, Minggu (7/2).
” Saya dipercaya menjadi ketua yayasan sejak 2009, dan kami bertekat untuk mendidik serta mencetak anak anak untuk bisa membaca Al Quan dan juga hafal Al Quran, meski bertahap,” jelas Hj Lilik memulai obrolan.
Lebih lanjut dikatakan bahwa dengan milad ke 29 di TPQ Yakfi, akan menjadikan anak anak faham dan bisa membaca Al Quran, dan sekaligus ini generasi yang ke 2. atau yang ke 3.
Sebanyak 207 santri laki dan perempuan setiap 2 hari secara bergantian mengaji dengan metode Qiroati, bahkan ada santri yang jarak rumahnya ke TPQ mencapai 5 KM.
Pembina Qiroati Ny Maisaroh dalam sambutannya menyampaikan agar anak anak tetap di biasakan membaca Al Quran setiap hari.
” Kalau perlu, setiap habis solat Magrib, santri yang akan dan sudah khatam dasar ini, mengaji bersama bapak dan ibunya di rumah, kalau bacaan Al Quran benar dan hafal, maka jalan hidup itu lancar,” jelasnya di hadapan wali santri.










