JAKARTA | bidik.news – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih 2 penghargaan di ajang The Iconomics Social Business Innovation Forum 2025 di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Kamis (13/11/2025).
TTL dianugerahi Best Social Business Innovation Awards 2025 untuk kategori Container Terminal Management serta Best Green CEO Awards 2025 yang diberikan kepada Direktur Utama TTL David Pandapotan Sirait.
Penghargaan Best Green CEO Awards 2025 diberikan berdasarkan 3 indikator utama, yakni aspek Green Vision and Mission yang menilai keselarasan visi dan misi pimpinan bersama perusahaan mencapai tujuan keberlanjutan. Aspek Green Action yang menekankan peran aktif CEO dalam mendorong serta terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
Serta aspek Green Commitment yang mencerminkan komitmen berkelanjutan menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan.
Kepemimpinan yang kuat dinilai menjadi katalis dalam mendorong penguatan program CSR TTL agar tidak hanya bersifat filantropis, tetapi strategis melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan hijau.
David Pandapotan Sirait, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Ini bukan milik saya pribadi, tetapi hasil kerja keras seluruh insan TTL yang konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan di setiap aspek operasional. Kami akan terus memperkuat peran sebagai pelopor green terminal di Indonesia dengan menerapkan teknologi bersih dan memperluas kolaborasi bersama masyarakat sekitar,” ujar David.
Forum ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting di bidang CSR dan inovasi sosial, seperti Bram S. Putro Founder & CEO The Iconomics Media, Abdul Ghofar Alhakim dari Biro Perekonomian DKI Jakarta, Taufiq Supriadi Founder RT8 Malaka Jaya, serta Laode Taufik, Direktur Potensi dan Sumber Daya Sosial Kemensos RI.
Laode menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah memperkuat program perlindungan sosial yang lebih transparan, berkeadilan, dan berbasis data akurat.
“Program sekolah rakyat, makanan bergizi gratis, dan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga kesejahteraan sosial, dan masyarakat. Saat ini, TJSL bukan lagi sekadar charity, melainkan bentuk nyata Creating Shared Value,” ujarnya.
TTL terus berupaya menghadirkan inovasi yang menghubungkan gagasan keberlanjutan dengan praktik nyata agar operasional bisnis tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
2 penghargaan yang diraih ini menjadi bukti konsistensi TTL sebagai pelopor terminal hijau sekaligus perusahaan yang adaptif terhadap inovasi sosial, dengan kepemimpinan yang visioner dalam mendorong transformasi berkelanjutan di sektor kepelabuhanan nasional.











