SURABAYA | bidik.news – Kebijakan yang baik perlu didukung oleh sebuh riset yang kuat. Hal ini menjadi jawaban dari kegiatan The 12th East Java Economic (EJAVEC) Forum 2025 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jatim bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Surabaya.
Dalam event tahunan bertemakan “Meningkatkan Produktivitas, Inovasi dan Kapasitas Ekonomi Jawa Timur di Tengah Berbagai Tantangan Global” ini terdapat kegiatan Call for papers untuk kategori umum dan mahasiswa serta Conference yang dihadiri para ekonom, akademisi, dan pemda.
Deputi KPwBI Jatim, M. Noor Nugroho menyampaikan, kegiatan EJAVEC yang ke-12 membuktikan sinergi yang kuat antara BI dengan perguruan tinggi dan ISEI dalam mendukung kebijakan daerah.
Hal ini juga diperkuat Dekan FEB Unair, Prof. Dian Agustia, yang menyampaikan bahwa EJAVEC Forum dihadirkan sebagai bentuk dukungan akademisi dan praktisi kepada regulator di Jatim melalui karya ilmiah.
Dalam sesi keynote speech, Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak juga menekankan bahwa profil Jatim memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia sebagai
“Gerbang Baru Nusantara”. Hal ini perlu dukungan semua pihak, termasuk kajian ilmiah yang kuat.
EJAVEC Conference juga diisi diskusi dengan menghadirkan 3 narasumber,
yaitu Yose Rizal Damuri (CSIS), Prof. Ari Kuncoro (UI), dan Prof. Rudi Purwono
(Unair). Diskusi ini menggarisbawahi mengenai strategi memperkuat ketahanan ekonomi Jatim melalui produktivitas, inovasi, inklusivitas, keberlanjutan, dan resiliensi.
Pada akhir kegiatan, diumumkan pemenang Call for Papers dari 376 karya tulis yang berasal dari peneliti ekonomi dalam dan luar negeri. Berikut pemenang Call for Papers untuk masing-masing kategori:
Kategori Mahasiswa
• Juara I (Membentang Jalan, Menopang Harapan: Analisis Dampak Jalan Tol
Trans Jawa Dalam Meningkatkan Perekonomian Jatim) dari Universitas
Indonesia (UI).
• Juara II (Menjahit Konektivitas Sektoral Untuk Pariwisata Jatim: Simulasi
Dampak Ekonomi Transportasi, Akmamin, Dan Perdagangan Melalui Model Ras Input-Output 2024), dari UI.
Juara III (Efektivitas Kebijakan Local Currency Transaction (LCT) Dalam
Meningkatkan Kinerja Ekspor Perhiasan Jatim: Difference-In-Differences Dan Analisis Tematik) dari PKN STAN.
Kategori Umum
• Juara I (Penguatan Hilirisasi Agro Jatim: Integrasi Pertanian Dan Industri
Agro Dalam Rantai Nilai Lokal Melalui Pendekatan Spasial Dan Identifikasi
Wilayah Potensial) dari Badan Pusat Statistik.
• Juara II (Analisis Indeks Kualitas Pekerja Pra Lansia Dan Pengaruhnya
Terhadap Perekonomian Jatim (Pendekatan Nighttime Light): Refleksi
Potensi Silver Economy) dari Badan Pusat Statistik.
• Juara III (Digital Darwinism In The Tourism World: Who Adapts, Who Falls
Behind? A Case Study Of East Java Province) dari PT. Sagamartha Ultima.
Karya terbaik tersebut akan direkomendasikan dalam EJAVEC Journal yang telah terakreditasi SINTA 3 dan ISSN (https://ejavec.id/index.php/ejavec).











