JEMBER — Seakan tak peduli dengan hiruk pikuknya pemakzulan oleh DPRD Jember Terhadap dirinya, dr. Hj Faida MMR terus bekerja seperti biasa. Ia pun kembali mengunjungi warganya yang mengalami difabel berat di Kecamatan Arjasa, Minggu (26/07/2020).
Bupati perempuan pertama di Jember ini turun langsung, berbincang, mendengar keluh kesah, serta memberikan bantuan untuk meringankan beban pada masa pandemi covid saat ini.
“Saya mendengarkan langsung keinginan, kebutuhan juga keluh kesah mereka yang mengalami difabel berat ini,” ucap Bupati.
Pembicaraan pemimpin dan rakyat ini sebenarnya lebih banyak menyuarakan kisah yang menyentuh perasaan. Meski begitu, perbincangan itu mampu menyatukan senyum dan tawa.
Abdul Aziz, salah satu warga Arjasa ini meluahkan keinginannya untuk menjadi tukang servis barang elektronik kepada Bupati.
” Di Desa pekerjaan seperti itu jarang, kebanyakan orang Desa kalau mau memperbaiki barang elektronik pergi ke kota. Oleh karnanya saya ingin jadi tukang servis elektronik,” ujarnya lagi.
Mendengar harapan dari warga difabel berat tersebut, Bupati pun menyanggupi untuk memberikan pelatihan servis barang elektronik.
Bergerak ke Dusun Gumitir, Desa Arjasa, Bupati Jember bertemu Junaidi yang keseharianya mengaku sebagai pengamen.
Pasar menjadi tempat dirinya mengamen, setiap hendak melakukan aktifitasnya dirinya diantar oleh seseorang yang disebutnya sebagai soper pribadi.
“Terima kasih Bupati sudah memberikan bantuan kepada saya, pastinya ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga,” ucapnya ketika menerima bantuan.
Setelah itu, Bupati mengunjungi Fahcrosi di Dusun Klanceng, Desa Kamal. Fahcrosi pun turut bercerita tentang keseharianya.
“Sehari-hari saya mengamen di daerah Jember dan Bondowoso yang diantar oleh teman atau saudara. Hanya saja sekarang tidak bisa aktifitas lagi karna kondisi pandemi,” tuturnya.
Saya sangat bersyukur karna mendapatkan bantuan yang diserahkan langsung oleh Bupati.
Bantuan yang diterima berupa uang dan sembako, selain itu, Bupati akan memberikan bantuan sepeda sesuai dengan Fachrosi sehingga mempermudah Fachrosi untuk bekerja.
Dikesempatan yang baik tersebut, dr. Faida berdoa agar seluruh difabel di Kabupaten sehat selalu, rezekinya lancar dan barokah serta dapat jodoh yang soleh solehah,” pintanya.
Pemerintah Kabupaten Jember terus memberikan perhatian kepada difabel berat dengan terus menyalurkan bantuan seperti beras 5 kg, susu, diapers, alat kesehatan bagi yang membutuhkan, serta uang sebesar Rp. 2,4 juta dalam setahun.











