SURANBAYA – Anggota DPRD Jatim Agung Mulyono mengatakan agar warga Madura untuk mematuhi penerapan prokes dari pemerintah dan menekan pandemi covid-19 di wilayah tersebut, pihaknya mengusulkan adanya program Tumpeng For Home Madura (TFHM).
“ Program TFHM ini memberikan tumpeng bagi masyarakat Madura yang desanya masuk dalam cluster hitam dan darurat sekali pandeminya,”jelasnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (20/6 ).
Pria asal Banyuwangi ini mengatakan dalam pelaksanaanya, masyarakat Madura diberikan 1 tumpeng per rumahnya dengan harapan tak ada bepergian keluar rumah.
“ Tumpeng ini diharapkan bisa untuk memenuhi kebutuhan makan selama tiga hari makan. Namun, sebelumnya harus ada kesepakatan tak keluar rumah agar tak membawa sebaran ke daerah lain. Penerima tumpeng stay at home,”jelasnya.
Politisi partai Demokrat ini mengungkapkan pemberian tumpeng tersebut diberikan kepada warga yang khususnya yang sudah terpapar Covid-19. “ 10 rumah sebelah kanan pasien positif, 10 rumah sebelah kiri dan muka belakang. Total keseluruhan ada 41 tumpeng,”lanjutnya.
Soal anggaran untuk pengadan tumpeng, Agung Mulyono mengatakan dana bisa diambilkan dari dana hibah gubernur, bupati ataupun dari DPRD dapil Madura.
Sekedar diketahui, Kabupaten Bangkalan, Madura mengalami darurat Covid-19 pasca-Lebaran. Kasus aktif Covid-19 di sana mengalami lonjakan hingga 784% dalam sebulan.( rofik)










