BANYUWANGI – Tarian gandrung yang menjadi kebanggaan masyarakat Banyuwangi akan memeriahkan Opening Ceremony Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKAI Provinsi Jawa Timur tahun 2021 di Banyuwangi.
Sebanyak 50 penari tengah dipersiapkan mempersembahkan tarian jejer gandrung pada perhelatan karate antar daerah yang bakal digelar di GOR Tawangalun Banyuwangi pada 18 -19 Desember nanti.
Pengarah Kegiatan Kejurda INKAI Jatim 2021, Janoto mengatakan, untuk opening ceremony pihaknya tetap mengakomodir budaya lokal yaitu tari jejer gandrung.
Para penari gandrung tersebut, merupakan hasil koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi
“Tari jejer gandrung akan tampil pertama kali sekaligus menyambut para tamu undangan, ada 50 penari yang telah kami siapkan,” kata Janoto saat dikonfirmasi, Rabu (14/12/2021).
Usai atraksi tari jejer gandrung, dilanjutkan penampilan para karateka yang akan memainkan atraksi katak berantai. Sebanyak 30 karateka Banyuwangi mulai dari usia dini hingga junior dipersiapkan untuk atraksi tersebut.
“Saat karateka memasuki arena, akan kita warnai dengan smoke (efek asap),” ujar Janoto.
Sebenarnya, lanjut dia, ada juga materi tambahan yakni launching buku karya senior yang nantinya akan dikemas sebagai entertainmen.
Dipilihnya Banyuwangi sebagai tuan rumah Kejurda INKAI 2021 bukanlah tanpa alasan.
“Awalnya dari responsif pak Basuki Rachmad sebagai pengurus INKAI Banyuwangi dan didukung pak Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi sebelumnya) yang interest terhadap karate. Dan sejak itu, karate di Banyuwangi mulai menggeliat, hingga akhirnya merencanakan pelaksanaan Kejurda INKAI Jatim di Banyuwangi ini,” bebernya.
Selain itu, pertimbangannya karena Banyuwangi dinilai telah berpengalaman pernah menjadi tuan rumah Kejurda FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia).
“Jadi, Banyuwangi kita anggap berpengalaman untuk pelaksanaan Kejurda INKAI ini. Kita juga diuntungkan dengan fasilitas GOR Tawangalun yang clear tertutup, karena ini dimasa pandemi, nantinya diarea bawah itu hanya diperuntukkan peserta dan official saja,” jelas Janoto.
Dia menambahkan, pada perhelatan Kejurda INKAI Jatim 2021 di Banyuwangi ini, akan dihadiri Wakil Ketua Umum PP INKAI Prof. Hermawan ‘Kikiek’ Sulistyo selaku pembina INKAI Provinsi Jatim.
Menurutnya, Kejurda ini merupakan sesuatu yang berjenjang, tujuannya untuk memonitoring, evaluasi dan menjaring atlet atlet terbaik yang nantinya untuk persiapan Kejuaraan tingkat Nasional (Kejurnas).
Sementara itu, Ketua INKAI Jawa Timur Syahrullah menambahkan, sebanyak 19 Kabupaten/Kota akan turut serta dalam pelaksanaan Kejurda INKAI Jatim 2021 di Banyuwangi ini.
“Kejurda INKAI di Banyuwangi ini adalah yang ke 13, dan ini pertama kalinya digelar di luar kota Surabaya. Karena saat ini situasi pandemi, biasanya jumlah peserta lengkap 31 Kabupaten/Kota,” ujar Syahrullah saat dihubungi Kamis (15/12/2021).
Dia berharap, pelaksanaan kejurda di Banyuwangi ini dapat sukses dalam penyelenggaraan maupun prestasi.
Rencananya, segenap jajaran Forkopimda Banyuwangi juga akan hadir, dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani akan menjadi inspektur upacara dalam Opening Ceremony Kejurda INKAI Jatim 2021 ini.(nng)










