SURABAYA | BIDIK.NEWS – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan sidak taman pasif di kawasan Jl. Raya Darmo, Senin (24/10/2022). Saat sidak, Eri didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro serta jajarannya.
Eri minta kepada Hebi, agar taman pasif di kawasan Jl. Raya Darmo itu ditata ulang. “Jangan terlalu kosong dan terlalu lebat tanamannya. Kalau bisa tiga kali sehari dilihat, jangan sampai nggak keramut seperti ini,” kata Eri.
Eri ingin tanaman di taman pasif itu dibuat pola agar tampak cantik. Tanaman yang ditanam juga dibuat bervariasi, mulai tanaman jenis rumput hingga jenis pepohonan agar teduh. Serta tumbuhan yang ditanam di kawasan itu harus tahan cuaca panas.

“Jangan hanya semak, tapi ada juga yang ukuran sedang dan ada yang tinggi. Jadi dibuat pola-pola gitu biar bagus, didelok iku enak (dilihat itu enak)” ujar Eri.
Kadis LH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menerangkan, ada beberapa evaluasi yang disampaikan Eri Cahyadi. Antara lain, agar taman pasif di Kota Surabaya dirawat dan ditata dengan baik, sehingga tidak sampai terlalu rimbun atau gersang. Juga bisa menyerap polusi dan tahan terhadap cuaca.
“Sehingga penyerapan CO2 bisa optimal dan bisa memproduksi O2 sebanyak-banyaknya. Nanti kita akan siapkan 3 jenis tanaman, mulai dari semak, perdu-perduan, hingga pohon pelindung yang agak tinggi,” ujarnya.
Penataan taman pasif nantinya bukan hanya di Jl. Raya Darmo. Tetapi, seluruh taman pasif di Surabaya akan ditata dan ditanami tiga jenis tanaman itu. Dia bersama timnya akan melakukan penyisiran tanam pasif di Surabaya. Ketika ditemukan ada tanaman yang terlalu lebat atau tampak gersang, akan ditata ulang.
“Selain tanaman, kita juga tambahkan lampu, agar taman pasif tampak cantik meskipun malam hari,” pungkasnya.











