BANYUWANGI | bidik.news – Di tahun 2024 ini, Dinas PU Pengairan Banyuwangi melaksanakan program peningkatan akses layanan air bersih dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Program tersebut ditargetkan akan melayani sambungan rumah baru sekitar 1.400 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo melalui Sekretaris, Riza Al Fahroby saat dihubungi, Selasa (2/7/2024).
“Di tahun ini, program peningkatan akses layanan air bersih dari APBD kita anggarkan sebesar 2 miliar dan DAK 7 miliar,” ujar Riza.
Menurutnya, kegiatan yang bersumber dari dana APBD akan digunakan untuk memberikan akses air bersih dengan sasaran 400 KK yang tersebar di 11 koordinator sumberdaya air (korsda). Sedangkan untuk anggaran DAK, kegiatan ditargetkan dengan sasaran 1.000 KK pada 10 lokasi.

“Saat ini, ada sebanyak 400 KK yang menjadi target dari sekitar 500 KK yang masuk dalam daftar penduduk dengan kemiskinan ekstrim yang kita berikan akses sambungan air bersih,” kata Riza.
Sampai hari ini, lanjut dia, kegiatan sudah terlaksana di wilayah Korsda Kecamatan Glenmore.
“Yang di Glenmore, hingga saat ini sudah terpasang sebanyak 69 sambungan rumah,” ungkapnya.
Riza berharap, peningkatan akses layanan air bersih ini memberikan pengaruh besar pada kesehatan dan lingkungan, serta terhadap tingkat perekonomian masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut, menunjukkan Dinas PU Pengairan Banyuwangi terus berupaya memberikan layanan kepada masyarakat.(nng)











