JOGJAKARTA — Dalam dunia industri manufaktur, tenaga kerja yang siap kerja dan terampil sangat dibutuhkan. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bekerjasama dengan 296 SMK binaan di seluruh Indonesia mendidik dan mengembangkan kemampuan para siswa untuk siap kerja, melalui penerapan kurikulum program standar Daihatsu.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para guru SMK yang selama ini membantu meningkatkan kualitas pendidikan sesuai kebutuhan dunia industri. ADM dan Dinas Pendidikan (Dindik) Yogyakarta menggelar ‘Daihatsu Vocational Day 2019, selama 2 hari, (16-17/12/2019) di Hotel Grand Dafam, Jogjakarta. Hadir sebanyak 232 guru dari 43 SMK yang ada di Indonesia.
Para guru SMK binaan Daihatsu diundang mengikuti benchmark dengan mengunjungi SMK Muhammadiyah 1 Bantul yang merupakan salah satu role model Daihatsu School Skill Center (DSSC). Tujuannya, SMK binaan lainnya dapat meningkatkan kualitas sekolah sesuai standar industri yang sudah berjalan dengan baik di sekolah ini.
Kegiatan dilanjutkan dengan seminar Anticipated Driving, yang bertujuan meningkatkan awareness guru-guru SMK dalam keselamatan berkendara.
Selain itu, sebagai wujud kepedulian, Daihatsu juga mendonasikan mesin dan transmisi sebagai penghargaan kepada 43 sekolah dan 6 koordinator wilayah. Daihatsu juga memberikan edukasi kesehatan mengenai thalasemia, agar para guru dan siswa mengetahui gejala dan penanggulangan penyakit thalasemia. Daihatsu juga memberikan pengecekan gratis sebagai langkah deteksi awal thalasemia.
“Kontribusi Daihatsu dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan SMK Otomotif dan menciptakan bibit-bibit unggul yang siap terjun ke dunia industri. Kami berharap, para guru dan murid terus mengimplementasikan kurikulum Daihatsu dalam proses pendidikan dan pengajaran di SMK binaan,” ujar Anjar Rosjadi, Technical Service Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Kamis (19/12/2019).










