Bidik.Co.Id. Musibah berujung pahala. Itulah mungkin kalimat paling tepat buat yang dialami Siti Zubaidah.Walaupun kesedihan wanita berusia 24 tahun ini sulit dilupakan . Pasalnya orang yang paling dicintai yang juga suaminya , Muhamad Al. Zahra alias Zoya harus meninggalkan untuk selama-lamanya.
Zoya secara mengejutkan tewas dibakar masa , karena dituduh mencuri Ammplifair disebuah Masjid. Kematian Zora menimbulkan simpatik berbagai pihak . Diantaranya lembaga Infaq Dakwah Center (IDC) yang memiliki kepedulian terhadap istri korban yang harus ditinggalkan untuk selama- lama yang memiliki anak dalam kandungan berusia lima bulan , selain itu kondisi ekonomi Siti Zubaidah sangat memprihatinkan.
Hal itu yang membuat IDC menggelar aksi penggalang ” Dana Solidaritas Keluarga Yatim Zoya “. Dalam aksi tersebut berhasil mengkumpulkan dana sebesar Rp.651.251.000 juta . Namun yang menarik dari dana infaq yang terkumpul sebesar itu . Zubaidah menolak dana infaq untuk santunan sebesar yang berhasil dikumpulkan.
Melainkan hanya mau menerima bantuan atau santunan berupa rumah seharga Rp. 251.582.000 juta , sedangkan sisanya , istri almarhum Zoya agar diinfaqkan kembali kepada pihak- pihak yang masih banyak membutuhkan ,” Sebagian infaq yang didapat. IDC , Saya infaqkan kembali. Ke IDC untuk membantu anak yatim yang membutuhkan ,” Ujar Zubaidah saat menerima bantuan rumah dari IDC.
Menanggapi sikap Zubaidah seperti itu mengundang kekaguman semua pihak , diantaranya rasa haru Ust. Farid Ahmad Okbah , ” Kita semua harus belajar dari ketauladan Ibu Zubaidah dan sikap tulus, sebagai ahlak yang sangat mulia’ ini pelajaran bagi kaum muslimin, ini ketulusan hati yang sangat luar biasa , Meskipun dirinya sedang tertimpa musibah yang sangat menyakitkan dirinya , apa yang kita dengar dari ibu Zubaidah, hasil infaq yang diperoleh’ sebahagian akan dikembalikan ke IDC untuk membantu umat islam lainnya yang membutuhkan ,” ujar Ust Farid Ahmad dihadapan jemaahnya pada saat acara pengajian dikediamannya.
Seperti diketahui kematiab, Zoya suami Siti Zubaidah , dikarenakan tewas diamuk masa dengan cara dibakar hidup-hidup.Setelah dituduh mencuri Amplifaer di Mushola Al Hidaya Babelan , Bekasi , Selasa (1/8) lalu. Sebelum tewas , Zoya dipukul, ditelanjangi lalu disiram bensin , kemudian dibakar oleh masa. Zoya meninggalkan seorang istri dan putranya berusia lima tahun dan bayi yang sedang dalam kandungan berusia lima bulan (Imron/Panjimas)








