GRESIK. BIDIK. Peredaran narkoba yang marak, tidak hanya di kota besar, bahkan saat ini nelayan, petani tambak, anak sekolah, bahkan santri di ponpes juga menjadi sasaran perdagangan barang haram tersebut,. Guna menangkal sekaligus membentengi santri dari pengaruh buruk narkoba, pihak BNN Kabupaten Gresik bersama Komandan Koramil Manyar melakukan sosialisasi di Ponpes Darut Taqwa Desa Suci, Kecamatan Manyar, Rabu (1/11).
Narkoba yang dikenal oleh masyarakat luas dulu adalah : Heroin, Ganja, Opium, dan yang sejenis,” Namun dengan perkembangan yang terkini, banyak obat tertentu yang beredar luas, dan dioplos dengan zat atau bahan tertentu, maka jadilah narkoba model baru, intinya setelah memakai atau mengkonsumsi maka akan menimbulkan ketergantungan tuk memakai lagi, menimbulkan halusinasi, dan cenderung cuek,” jelas salah satu staf dari BNN.
Komandan Koramil Manyar Kapten Inf Sali dalam sambutannya menyampaikan bahaya buruk pemakai narkoba,” Kalau sudah ketagihan, dan tidak berfikir dengan nalar, ketika tidak punya uang maka yang dilakukan bisa mencopet, mencuri, hanya untuk membeli narkoba, hal yang begini selain merusak diri sendiri juga merugikan orang lain dan dapat dipidana, serta secara hukum agama memakai barang tersebut adalah haram”, jelas nya di hadapan santri serta ustad di ponpes Darut Taqwa. ( Ali)








