BIDIK NEWS | SURABAYA- Karena sering dijadikan sansak hidup oleh suaminya M. Samanhudi Anwar, pria yang menjabat sebagai Walikota Blitar ini akhirnya di laporkan ke Polda Jatim atas dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Pelaporan itu dilakukan oleh Istrinya sendiri berinisial EP, lantaran sering nya mendapatkan perlakukan kasar.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan kejadian itu.
“Benar kasus KDRT itu sedang kami tangani secara profesional,” Ujar Barung di Mapolda Jatim, (7/2).
Barung Menambahkan, saat ini Polisi masih mendalam kasus KDRT itu, dengan menyelidiki hasil pemeriksaan forensik dari dua rumah sakit sebagai barang bukti aksi kekerasan yang dilakukan kepala daerah.
“Korban sudah diperiksa sebagai saksi pelapor, sementara pelapor belum diperiksa karena kami sedang urus surat izin pemeriksaannya,” terang Barung.
Diketahui dari berbagai informasi kasus KDRT itu terjadi 25 Januari lalu.
namun tidak hanya sekali melakukan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan kepala daerah berinisial S. Istri kedua dan ketiga juga pernah mengalami kekerasan yang sama.(Riz)
Teks : Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera Saat melakukan Jumpa Pers terkait kasus KDRT yang di duga dilakukan oknum seorang kepala Daerah wilayah Blitar. (foto:ist)









