BIDIK NEWS | Surabaya – Jelang pelantikan pengurus terpilih PWNU Jawa Timur, Social Emergency Respon (SER) NU bekerja sama dengan PT. Siantar Top gelar acara ” Doa Bersama 2018 Anak Yatim Piatu ” di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Minggu (16/09/2018)
Sebagai salah satu bagian dari organisasi PWNU yang berkompeten pada urusan penanggulan bencana nasional (semacam SAR), SER NU tak hanya mengadakan penanggulan secara fisik dengan mengirim tim bantuan yang sampai saat ini sudah terkirim 4 gelombang. Namun SER NU juga mengadakan acara spiritual dengan menggelar doa bersama, agar Indonesia terhindar dari segala macam bencana.
Menurut sekretaris SER NU, Kamil Tobroni, menyampaikan kepada awak BIDIK terkait digelarnya acara doa bersama ini untuk mendoakan saudara setanah air yang tertimpa musibah bencana di Lombok.
” Selain kita membantu lewat pengiriman tim relawan ke Lombok yang sampai saat ini sudah 4 gelombang tim yang terkirim, kita juga menggelar acara ini untuk mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah tersebut. Agar ke depannya Indonesia terhindar dari bermacam musibah.” terang Kamil yang biasa juga di panggil Gus ini.
Dalam acara yang di hadiri Ketua PWNU Jatim dan pengurus, Ketua PCNU Surabaya dan pengurus, serta jajaran manajemen PT. Siantar Top, juga dihadiri sekitar 2018 anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik untuk berdoa bersama di Gedung Sport Centre UINSA di Jalan Ahmad Yani 177 Surabaya.
Disela gelaran acara tersebut, Direktur Utama PT. Siantar Top Ir. Pitoyo saat diwawancarai mengatakan tujuan di gelarnya acara ini untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-anak, khususnya anak yatim piatu yang berprestasi dengan menampung keberadaan mereka agar setara dengan anak-anak yang lainnya.
” Kami bekerja sama dengan PWNU Jatim, untuk memberikan wadah kepada anak-anak yatim piatu yang tersebar di Jawa Timur, khususnya yang berprestasi agar bisa menumbuhkan rasa nasionalisme mereka, dan dapat ikut serta membangun bangsa Indonesia ini. Selain itu juga kami ingin membantu kesetaraan mereka dengan anak-anak yang lain pada umumnya. ” pungkas Dirut PT. Siantar Top ini. (jak)











