SURABAYA l bidik.news – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, RW 01 Kelurahan Tembok Dukuh Kecamatan Bubutan Kota Surabaya menggelar karnaval budaya yang berlangsung meriah.
Acara tahunan yang telah menjadi ciri khas wilayah ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan Indonesia. Karnaval kali ini mengusung tema pengangkatan budaya daerah, dengan format yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Ketua RW 01 Tembok Dukuh Erick Reginald Tahalele menyampaikan, pelaksanaan karnaval tahun ini sepenuhnya dikoordinasikan oleh Karang Taruna. Sebanyak 13 Rukun Tetangga (RT) turut berpartisipasi, dengan total peserta diperkirakan mencapai lebih dari 1000 orang.
“Karnaval ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak, yang menampilkan beragam budaya daerah,” ujar Erick usai karnaval budaya pada Minggu ( 17/8/2025 ).
Erick Tahalele yang juga Ketua Keluarga Besar Putra dan Putri Polisi Republik Indonesia ( KBPP Polri ) Jawa Timur menambahkan penampilan para peserta menjadi daya tarik utama acara ini.
Beberapa budaya yang ditampilkan antara lain kisah Roro Jonggrang dari Jawa, Buto Ijo, serta kekayaan budaya Papua dari wilayah Jayapura. Selain itu, terdapat pula penampilan budaya Tionghoa yang identik dengan Barongsai ikut menambah kemeriahan acara.
Setiap penampilan dinilai berdasarkan kriteria tertentu, dengan tambahan aturan baru berupa batasan waktu dan lokasi khusus untuk tampil.
“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karnaval kali ini didukung oleh penggunaan media elektronik dan kostum yang semakin beragam,” terangnya.
Untuk mengapresiasi usaha peserta dalam mempersiapkan penampilan yang membutuhkan biaya besar, panitia menetapkan hadiah utama berupa uang tunai.
“Kami memberikan hadiah uang karena kami memahami biaya persiapan yang cukup tinggi. Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan kreativitas masyarakat,” tambah Ketua RW.
Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga diharapkan dapat mempererat solidaritas dan kekompakan warga. Selaras dengan visi pemerintah kota, acara ini mendukung terwujudnya kampung madani dan kampung Pancasila di Tembok Dukuh.
“Dengan semangat kemerdekaan, masyarakat setempat berharap perayaan ini dapat terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman budaya Indonesia,” pungkasnya.( Rofik )











