GRESIK|BIDIK. Bulan Dzulqo’ dah ( bulan Selo dalam penanggalan jawa) bagi warga masyarakat di sekutaran Gunung Giri selalu di gunakan ruwatan desa dalam bentuk ” sedekah bumi” seperti hari Minggu pagi ini ada beberapa titik yang mengadakan acara tersebut.
Diwilayah Kecamatan Kebomas ada 2 titik, yaitu di Dusun Kitri, Kelurahan Gending, sedangkan satunya di Dusun Srembi, Desa Kembangan.
Sementara di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, seluruh warga dusun tersebut berkumpul di balai dusun dengan membawa aneka hasil bumi, dan di wadahi ” ancak” dan tentu saja hasil dari produksi pabrik juga masuk dalam wadah tersebut.
Salah satu warga Dusun Betiring Rokim bangga bisa ikut perayaan sedekah bumi,” Setiap rumah warga dusun ini dikenakan sumbangan dari Rp 25 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, dan Rp 150 ribu, dan setiap rumah membawa ambeng dalam ancak, rata rata nilai ancak itu berkisar Rp 1,5 juta,- setelah di doai, di bagi ke tetangga,” jelasnya.
Dalam kesemoatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur HSaifullah Yusuf menyampaikan sambutan sebentar, sementara ceramah agama oleh Wakil Bupati Gresik H Moh Qosim, menekankan bagi orang yang mau bersyukur, maka nikmat akan ditambah.
Jajaran Muspika Cerme hadir di lokasi.( ali)







