SIDOARJO l bidik.news – Sambut Natal 2025 , Paguyuban Warga Kristiani ( PWK ) Perum MBS Desa Kalipecabean kecamatan Candi Sidoarjo menggelar Bhakti Sosial pengobatan dan pengecekan gratis dengan mengandeng Kesehatan Indonesia Raya ( KESIRA ) Jawa Timur pada hari Sabtu 6 Desember 2025.
Ini merupakan sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menjamin kesehatan masyarakat.
Ketua KESIRA Jawa Timur, dr. Benjamin Kristianto, M.Kes., yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas undangan dari Paguyuban Warga Kristiani ( PWK ) Perum MBS desa Kalipecabean, dan ini sekaligus implementasi program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Hari ini kami mengadakan bakti sosial di Desa Kalipecabean. Ini adalah salah satu bentuk program Bapak Prabowo, yakni medical check-up untuk masyarakat. Tujuannya agar keluhan kesehatan warga bisa kita tangani bersama sedini mungkin sebelum berkembang menjadi komplikasi yang tidak kita harapkan,” ujar Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Sidoarjo dr. Benjamin.
Dalam pemeriksaan tersebut, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim Ini mengungkapkan sejumlah temuan terkait kondisi kesehatan warga.
Mayoritas peserta yang didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia) mengeluhkan pegal linu, kelelahan fisik, hingga mual. Sementara itu, pada pasien anak-anak ditemukan kasus batuk dan diare.
” Tim medis KESIRA juga melakukan pengecekan gula darah dan tekanan darah. Hasilnya, ditemukan sejumlah warga dengan kadar gula darah cukup tinggi, mencapai angka 300 mg/dL ,” ucap Pemilik RS Sheila Medika Juanda.
“Rata-rata warga sebenarnya sudah tahu riwayat penyakit mereka, seperti hipertensi atau kencing manis. Namun, tantangannya adalah memberikan pemahaman bahwa sekadar ‘tahu’ tidak cukup, ” imbuhnya.
Masyarakat perlu diedukasi untuk minum obat secara rutin guna mencegah penyakit bertambah parah.
Lebih lanjut, dr. Benjamin menekankan pentingnya upaya preventif. Ia berharap melalui program kesehatan yang dicanangkan Presiden Prabowo ini, masyarakat Indonesia dapat menjadi pribadi yang lebih sehat, mandiri, dan produktif.
“Mencegah penyakit itu jauh lebih murah daripada mengobati. Jika sudah terjadi komplikasi seperti stroke, biayanya tinggi dan produktivitas hilang.
Dengan menjaga pola makan, menghindari stres, dan rutin minum obat, kami berharap masyarakat memiliki umur panjang yang berkualitas dan tetap produktif,” pungkasnya.
Sekadar diketahui Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga Perum MBS RW 05 Desa Kalipecabean yang memadati lokasi pengobatan sejak pagi hari. ( Rofik )











