PASURUAN – Adanya lonjakan permintaan darah yang tinggi, RSUD Grati Kab Pasuruan berencana melengkapi fasilitas layanan bank darah di rumah sakit tersebut. Pada triwulan ketiga, fasilitas itu ditarget terpenuhi. Agar pasien yang berobat lebih cepat tertolong.
Ini dikatakan Direktur RSUD Grati drg Dyah Retno Lestari saat dikonfirmasi di sela- sela kesibukannya, Jumat (18/06) kemarin. Ia menjelaskan penambahan bank darah itu akan dilaksanakan pada 2021 ini. Sebab, kebutuhan darah di RSUD Grati cukup tinggi. Setiap bulan, permintaan darah selalu meningkat. Rata-rata di atas 20 kantong. Layanan darah itu paling dibutuhkan oleh pasien ibu hamil dan pasien Covid-19.
”Menurut rencana, lokasinya di samping laboratorium,” tukasnya.
Retno sapaan akrabnya menyebutkan, selama ini, dalam pemenuhan kebutuhan darah, RSUD Grati harus bekerja sama dengan PMI Kabupaten Pasuruan, PMI Kota Pasuruan, dan PMI Kabupaten Sidoarjo. Namun, sistem itu tidak efisien. Apalagi, saat ada pasien yang membutuhkan penanganan cepat, lokasi PMI itu cukup jauh dari RSUD Grati.
Penambahan layanan bank darah ini diharapkan bisa menunjang kebutuhan transfusi darah. Sehingga jika ada pasien yang membutuhkan segera, petugas bisa langsung mengambilkannya. Keluarga tinggal menunggu. Keluarga pasien juga tidak akan dipungut biaya apa pun untuk pelayanan darah tersebut.
Masih kata wanita berjilbab ini dengan bank darah, layanan RSUD Grati akan semakin efisien. Keluarga pasien tidak perlu lagi khawatir.
“Karena petugas tidak perlu mengambil darah ke lokasi yang jauh di luar RSUD Grati seperti sekarang,” imbuh Retno.
Wanita asal Surabaya ini berharap rencana bank darah tahun ini segera terwujud. Hal ini sebagai kerja nyata pelayanan terbaik di RSUD Grati Kab Pasuruan.
“Kedepan semua pelayanan kesehatan di RSUD Grati ini harus terlayani secara maksimal,” tegas Retno optimis. (rusdi)










