GRESIK — Penyebaran dari virus korona yang semakin meluas dan yang dirawat semakin banyak, tak pelak semua anggota masyarakat kompak bahu membahu dalam memutus penyebaran dari virus yang bisa mengakibatkan meninggal dunia.
PWI Gresik bersama YDSF cabang Gresik tetap memberikan bantuan penyemprotan desinfektan pada tempat yang banyak dikunjungi masyarakat umum dan tempat ibadah.
Kepala Cabang YDSF Gresik Aries Munandar mengatakan bahwa pihaknya merasa senang dengan ikut berpartisipasi bersama anggota masyarakat yang lain dalam mengurangi dan juga memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Sampai dengan siang ini, ini tempat yang ke 100 sudah kami semprot desinfektan, kami membawa 5 alat semprot semi otomatis, beserta cairan desinfektan, termasuk tenaga penyemprot, dan siang ini kami kerja bareng dengan PWI Gresik melakukan penyemprotan kawasan makam Sunan Prapen, suatu kawasan yang banyak dikunjungi oleh peziarah baik lokal, regional, bahkan tokoh nasional,” jelas Aries dari kawasan makam Sunan Prapen, Sabtu (4/4).
Lebih lanjut dikatakan yang mengajukan pada kantornya untuk dilakukan penyemprotan cairan desinfektan antara lain organisasi profesi, takmir masjid, organisasi kemasyarakatan, sekolahan dan pondok pesantren. dan masing masing lokasi menghabiskan cairan yang beragam, kalau musholla yang ukuran sedang bisa menghabiskan sekitar 10 liter, sementara kalau masjid besar 5 tabung penuh itu masih harus menambah cairan desinfektan lagi.
Wakil Ketua PWI Kabupaten Gresik Ali Sugiarto yang ikut serta dalam proses penyemprotan di kawasan makam Sunan Prapen merasa ikut senang bisa membantu memutus penyebaran virus.
“Karena antrian yang cukup panjang, kami mengusulkan untuk melakukan penyemprotan di kawasan makan Sunan Prapen ini baru bisa dilakukan pada hari yang ke 5. mengingat kawasan ini dikunjungi banyak masyarakat dari berbagai daerah, dan oleh pengurus kawasan ini juga sudah ditutup dari peziarah, namun kita tetap melakukan penyemprotan dengan harapan kalau ada virus yang mungkin tertinggal dikawan ini, bisa mati karena semprotan desinfektan,” tegasnya.











