GRESIK | BIDIKNEWS – Ketika Camat, Kapolsek, Danramil, Forkom, Tomas, Lurah, Kades, dan kader kesehatan berkumpul di aula Puskesmas Kebomas dan di mintai pendapat terkait pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat, maka tanggapan dari masing masing peserta tadi beragam , namun rata rata mengungkapkan langkah yang telah di lakukan oleh pihak puskesmas, namun ada juga yang berharap bangunan puskesmas terlalu sempit, dan perlu di bangun di lokasi belakang gedung yang ada atau bangunan lama dari puskesmas, demikian berlangsung dialog antara tim Akreditasi FKTP dan undangan berlangsung dengan ” gayeng ” pada Selasa (17/9).
Tim Akreditasi yang 3 orang meminta Kepala Puskesmas dan termasuk pegawai Puskesmas tuk keluar dari ruangan aula, setelah tinggal undangan tadi, barulah dialog untuk mengetahui layanan dari puskesmas dan termasuk peran dari tokoh masyarakat terkait rencana kedepan.
Kades Giri mengungkapkan bahwa bahwa kegiatan yang sudah berjalan , pihak Puskesmas Kebomas selalu pro aktif,” Baru seminggu kemarin lokasi desa kami dijadikan titik pantau dari verifikasi pariwisata sehat yang merupakan salah satu bagian dari Gresik Kabupaten Sehat untuk 6 tatanan, pihak Puskesmas selain memberi bimbingan dan arahan, juga membentuk tim kesehatan buat wisatawan andai terjadi ada yang sakit dan perlu perawatan sementara, juga ketika ada warga yang sakit ingatan, maka petugas dari puskesmas selalu rutin turun dengan mengunjungi rumah yang ada sakit ingatan, dan memberikan layanan kesehatan sehingga kini kondisi kesehatan yang aakit ingatan sudah membaik, sehingga bisa dikatakan kalau Puskesmas Kebomas sudah melakukan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan sesuai standart operasional,” jelas Falakh
Tokoh masyarakat yang juga pensiunan dari pegawai Pemkab Gresik, mengungkapkan meski sudah ber usia 70.tahun, namun dirinya masih tetap merasa sehat,” Meski sudah sepuh, saya dalam seminggu 3 kali harus masuk sekolah PAUD yang di dekat balai desa, yang jelas cucu kami yang masuk Paud, dan saya sendiri kadang membaca di perpustakaan, bertemu dan ngobrol dengan sesama pensiunan, kalau yang berhubungan dengan puskesmas, ada posyandu bagi lansia, ” papar Tarwito.
Sekretaris Kecamatan Kebomas menyampaikan antara Puskesmas yang bersebelahan dengan Kantor Kecamatan , dimana pada jam layanan mulai areal parkir dan ruang pelayanan serasa kurang luas,” Bangunan lama yang di belakang Puskesmas saat ini, kalau di bangun kembali tentu bisa membuat kenyamanan masyarakat yang butuh layanan kesehatan, bahkan banyak yang terpaksa parkir di halaman Kantor Kecamatan, padahal ketika sama padat, terpaksa parkir di tepi jalan,” ungkap Zainul.
Plt Kepala Puskesmas Kebomas Drg Anisah Mahmudah dikesempatan terpisah nengatakan bahwa tim verifikasi melakukan kunjungan ke masing masing Puskesmas,” Di Puskesmas Kebomas, tim selama 3 hari melakukan penilaian akreditasi, di sesuaikan dengan SOP yang telah di tetapkan oleh Dinkes, dan salah satu diantaranya meminta masukan dari masyarakat terkait layanan kesehatan dari Puskesmas Kebomas,” papar Drg Anisah. ( ali)











