SURABAYA – Dorongan dari wali murid yang berharap siswa siswi masuk sekolah untuk belajar tatap muka berlangsung di dalam kelas seperti sedia kala. Demikian diungkapkan Kepala SDK Santo Vincentius, Kukuh, seusai siswanya mendapat vaksin, pada Rabu (2/2)
“Selama ini para orang tua merasa agak kesulitan dalam mengawasi belajar anak anaknya dengan sistim daring, pasalnya anak anak cenderung kurang semangat dalam mengerjakan tugas, bahkan sering para orang tua yang dipaksa untuk mengerjakan tugas yang diberikan para guru lewat belajar jarak jauh,” terang Kukuh.
Gayung bersambut, ketika anak anak bisa di vaksin sebagai salah satu syarat untuk pembelajaran tatap muka 100 persen, maka sekolah yang berada di Jl Tidar no 113, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, langsung mengajukan diri.
Kepala Puskesmas Sawahan, Grace yang ikut terjun ke lokasi merasa senang, dan dalam kesempatan tersebut berhasil mem vaksin 180 siswa-siswi.
“Kami beserta tim termasuk dari BIN yang turun di SDK Santo Vincentius ikut bangga, ternyata anak anak begitu dijelaskan betapa pentingnya vaksinasi untuk kekebalan masing masing individu dan juga kelompok masyarakat, serentak anak anak bersedia ikut, ini perlu diapresiasi, ” ujar Grece. ( ali)










