SURABAYA l bidik.news – Anggota DPRD Jawa Timur H.M. Hasan Irsyad, SH, M.Si merasa prihatin melihat kelangkaan pupuk di wilayah tapal kuda khususnya wilayah Probolinggo dan Pasuruan.
Pasalnya, masyarakat khususnya para petani banyak yang mengeluh. Menurut pengakuan petani mereka harus membeli pupuk sangat jauh dan harganya sangat mahal. Itu pun kalau ada sebab pasokan dilapangan pupuk bersubsidi sangat langkah dan sulit didapat.
“Petani beli pupuk sangat jauh dan mereka harus menunjukan KTP . Itupun terkadang barangnya tidak ada padahal sudah masuk musim tanam. Petani sangat resah dengan kondisi seperti ini,” ucap Hasan Irsyad pada Senin ( 3/7/2023 ).
Legislator Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim ini menyampaikan petani di Probolinggo dan Pasuruan sangat sambat dengan keberadaan pupuk yang mahal dan langkah. Semestinya pupuk bersubsidi untuk petani tidak usah ditarik, kalau bisa pupuk untuk petani tetap di subsidi dari pemerintah.
“Pemerintah jangan subsidi kebutuhan lain yang tidak terlalu urgent. Pemerintah harus memperhatikan dan mensubsidi pupuk untuk petani khususnya di daerah tapal kuda . Pupuk merupakan kebutuhan fatal bagi para petani,” terang Ketua Bapemperda DPRD Jatim.
“Pupuk mahal tetapi ketika panen hasil panennya sangat murah. Sekali lagi sebagai wakil rakyat saya minta Pemerintah perhatikan pupuk bersubsidi agar petani bisa bercocok tanam tidak ada kendala,” pungkas seorang Kyai asal Dapil Probolinggo dan Pasuruan. ( Rofik )











