• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home JAWA TIMUR

Potensi Besar Pengungkit Perekonomian Jatim , Komisi D DPRD Jatim Dukung Pengembangan 4 Pelabuhan Pengumpan Regional

Rofik hardian by Rofik hardian
1 year ago
in JAWA TIMUR
Reading Time: 3 mins read
0
Teks foto : Ketua Komisi D DPRD Jatim dan Kadishub Jatim

Teks foto : Ketua Komisi D DPRD Jatim dan Kadishub Jatim

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA l bidik.news – Komisi D DPRD Jatim mendukung penuh langkah Dinas Perhubungan Jatim dalam pengembangan empat pelabuhan pengumpan regional yang telah dihibahkan pemerintah pusat kepada Provinsi Jatim. Keempat pelabuhan pengumpan regional itu adalah pelabuhan Paciran, pelabuhan Banyuwangi, pelabuhan Sapeken dan pelabuhan Kangean. itu

“Pelabuhan Paciran untuk mengcover wilayah barat sampai ke Kalimantan. Kemudian yang di Banyuwangi itu mengcover wilayah Bali, NTB dan NTT. Lalu dua di Madura yakni di Sapeken dan Kangean. Kalau kita bisa memaksimalkan perannya pasti bisa menjadi pengungkit perputaran ekonomi di empat wilayah tersebut pada khususnya dan Jatim pada umumnya.”
ungkap Abdul Halim ketua Komisi D DPRD Jatim, Senin (11/11/2024).

Menurut politisi asal Partai Gerindra, dalam pembahasan kait R-APBD Jatim tahun anggaran 2025 bersama mitra kerja, Dinas Perhubungan Jatim yang membawahi persoalan itu memang minta tambahan anggaran untuk pemeliharaan (maintenance) sarana dan prasarana di empat pelabuhan pengumpan regional tersebut. Apalagi, untuk saat ini Pemprov Jatim juga sudah menempatkan pegawai untuk operasional pelabuhan pelabuhan tersebut.

“Rata-rata pelabuhan pengumpan regional itu dibangun pemerintah pusat sekitar tahun 1990-an sehingga banyak yang perlu diperbaiki. Data persisnya saya lupa namun akan kita support,” jelas pria asal Bangkalan Madura ini.

Lebih jauh Abdul Halim menjelaskan bahwa pelabuhan pengumpan regional yang ada di Jatim berjumlah sekitar 15 tersebar di berbagai daerah. Namun ada kabupaten/kota dan provinsi mengajukan permohonan supaya statusnya diturunkan dan dikabulkan sehingga pelabuhan tersebut bisa dioperasikan oleh Pemda/Pemprov.

“Baru ada empat pelabuhan pengumpan regional yang sudah diserahkan pusat kepada provinsi Jatim,” imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Kadis Perhubungan Jatim Nyono menambahkan bahwa selain 4 empat pelabuhan pengumpan regional yang sudah diserahkan ke Pemprov Jatim. Pihaknya juga menyiapkan beberapa pelabuhan pengumpan nasional di wilayah selatan Jatim untuk diturunkan statusnya menjadi pelabuhan pengumpan regional sehingga kewenangannya bisa dialihkan ke provinsi Jatim.

Pembangunan pelabuhan wilayah Selatan Jatim ini berseiring progres pembangunan jalur lintas selatan (JLS) dari Pacitan ke Banyuwangi, sehingga aksestabilitas dan konektivitas wilayah selatan Jatim bukan hanya melalui jalur darat tetapi juga jalur laut. Harapannya, kata Nyono perekonomian di wilayah selatan Jatim bisa lebih berkembang sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

“Di Prigi sudah kita bangun. Lalu di Gelon Teluk Pacitan sudah kita turunkan dari Pelabuhan Nasional ke Pelabuhan Pengumpan Regional. Mudah mudahan tahun ini turun sehingga tahun depan bisa kita bangun,” jelas Nyono.

Berikutnya di Sendang Biru Malang Selatan, lanjut Nyono tengah dilakukan FS (Fisibility Study) dan Amdal. Kemudian di Jeni Jember juga sudah dilakukan FS dan Amdal serta sudah dikordinasikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Keempat pelabuhan perintis baru itu nantinya akan kita link dengan Pelabuhan Boom dan Pelabuhan Tanjung Wangi,” ungkapnya.

Pembangunan pelabuhan pelabuhan ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat untuk menshotcut jalur pelayaran di Pulau Jawa sehingga bisa menekan biaya tracking yang berdampak pada harga komoditas menjadi mahal sehingga kurang memiliki daya saing di pasar akibat harga yang terlalu mahal.

“Inilah yang kita siapkan, supaya ada pintu gerbang selatan atau pelayaran perintis selatan Jawa. Ini juga menjadi program pemerintah pusat untuk menshotcut jalur pelayaran,” ungkap Nyono.

Di contohkan Nyono, wilayah Bali yang berkembang pesat adalah Denpasar atau bagian Selatan Bali yang berdekatan dengan Jember. Oleh karenanya di Jember akan dibangun pelabuhan.

“Kalau harus lewat pelabuhan di wilayah Utara yang melayani tentu akan minimbilkan high cost logistik di biaya tracking sehingga akan menempel di harga barang itu menjadi mahal sehingga kurang laku di pasar akibat kalah bersaing harganya,” bebernya.

Gerak cepat dan jemput bola untuk memaksimalkan potensi yang ada di wilayah Selatan Jatim terus diupayakan oleh Pemprov Jatim dengan membangun sinergi yang baik dengan kabupaten/kota maupun pusat berseiring dengan pembangunan jalur Pansela.

“Makanya jalur Pansela harus terus kita dorong percepatan penyelesaiannya. Sebab mana mungkin transportasi keluar masuk ke pelabuhan bisa berjalan dengan baik jika jalur daratnya belum ada. Jadi back bonnya itu Pansela,” tegas Nyono.

Ia menjelaskan bahwa dengan kondisi seperti sekarang, provinsi Jatim ekonominya mampu tumbuh sekitar 4,98 persen. atau paling tinggi dibanding provinsi lain yang ada di pulau Jawa. Apalagi kalau wilayah Selatan Jatim bangkit maka pertumbuhan ekonomi Jatim diyakini bisa melesat kisaran 5-6 persen.

“Wilayah selatan Jatim itu kaya akan tambang mineral seperti emas di Tumpang Pitu Banyuwang yang sudah dieksplor, kemudian perkebunan dan kehutanan, lalu perikanan seperti tuna yang tentunya perlu diangkut di luar daerah sehingga membutuhkan aksesibilitas dan konektivitas,” pungkasnya. ( Rofik )

Related Posts:

  • ahmad iskandar
    Sejahterakan Masyarakat Kepulauan di Madura,…
  • WhatsApp Image 2022-08-16 at 06.27.18
    Komisi D DPRD Jatim Minta Kemenhub Dukung…
  • komisi
    Komisi D DPRD Jatim Dorong Pemprov Bangun Terminal…
  • komisid
    Terkait Anggaran Pelabuhan Paciran, Komisi D Segera…
  • IMG-20211220-WA0077
    Gubernur Khofifah Resmikan Dermaga Gerak di…
  • IMG-20220512-WA0078
    Pelabuhan Paciran Kembali Digerojok Rp 50 Miliar 
Previous Post

Nakes Muda Jatim Deklarasi Dukung Khofifah-Emil, Rasakan Hasil Nyata dari Perhatian dan Peningkatan Bidang Kesehatan di Periode Pertama

Next Post

BEI Luncurkan Single Stock Futures Tingkatkan Pendalaman Pasar

Rofik hardian

Rofik hardian

RelatedPosts

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun
JAWA TIMUR

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

by Nanang Firmansyah
19/01/2026
0

BANYUWANGI | bidik.news – Kinerja ekspor produk unggulan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, nilai ekspor dari...

Read moreDetails
Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

18/01/2026
Bank Jatim Bersama dengan Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029

Bank Jatim Bersama dengan Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029

18/01/2026

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

18/01/2026

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026

Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

17/01/2026
Next Post
Luluk Nur Hamidah Hadiri Deklarasi & Dialog Interaktif IPPAMA di Surabaya, Bahas Komitmen Pengembangan Madura

BEI Luncurkan Single Stock Futures Tingkatkan Pendalaman Pasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

19/01/2026
Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

18/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.