BANYUWANGI | BIDIKNEWS – PLN melalui UP3 Banyuwangi terangi Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kec. Pesanggaran yang belum teraliri listrik melalui listrik desa (lisdes). Upaya mendukung pencapaian rasio elektrifikasi di Jatim, khususnya di Kab. Banyuwangi ini, diawali proses survey lokasi penanaman tiang yang pada 27-28 Februari 2019.
Bekerja sama dengan Taman Nasional Meru Betiri dan perangkat Desa Sarongan, tim diterjunkan dalam proses ini. Perjuangan PLN untuk segera mewujudkan kehadiran listrik untuk masyarakat setempat yang terletak di tengah kawasan Taman Nasional Meru Betiri ini tidaklah mudah.
Pasalnya, medan yang sulit menjadi hal yang wajib ditaklukan oleh rekan-rekan PLN beserta tim. Tak hanya itu, akses menuju lokasi juga harus melewati jalan terjal berliku sepanjang ±10 km, ditambah sungai besar yang jika meluap hanya dapat dilewati dengan menggunakan rakit kayu yang ditarik manual oleh warga atau menggunakan truk.
Berbagai upaya mempercepat pembangunan listrik desa ini telah dilakukan PLN, termasuk survey yang dilakukan secara detail dengan berjalan kaki menyusuri hutan demi menentukan panjang jaringan yang akurat.
Lelah bukanlah masalah. Walaupun hujan yang mengguyur Sukamade dan jalan yang
berlumpur, tidak mematahkan semangat pejuang kelistrikan PLN UP3 Banyuwangi.
Belum lagi sinyal GPS tidak bisa diandalkan karena lokasi ini belum terjangkau sinyal sama sekali. Sinyal telepon hanya bisa didapat di titik-titik tertentu yang telah ditandai oleh warga, dengan menggunakan telepon genggam symbian (feature phone). Tak hanya itu, tim juga harus melewati 3 sungai yang memiliki arus cukup besar untuk mencapai pemukiman warga.
Harapan yang begitu besar dari warga Dusun Sukamade agar dusun mereka bisa teraliri listrik, seperti Asma, salah satu warga Dusun Sukamade menuturkan mahalnya biaya listrik yang selama ini harus dibayar oleh warga. “Selama ini, penerangan kami menggunakan tenaga diesel yang dimiliki perorangan.
Biaya sebulan untuk 2 lampu dengan daya 8 watt dibebani biaya Rp 47.000 dan TV 21 inchi bayar Rp 65.000,” ujarnya.
Warga yang lain pun menuturkan, mereka sangat bahagia bila listrik PLN bisa masuk ke dusun mereka, karena jika listrik masuk, sinyal juga bisa segera masuk, mereka pun juga bisa membeli peralatan elektronik lainnya.
Diharapkan di 2019, Dusun Sukamade sudah bisa menikmati listrik, sehingga bisa meningkatkan kualitas kehidupan warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini dikarenakan Sukamade juga menjadi salah satu destinasi wisata yang menyuguhkan keindahan alam pantai dan konservasi penyu yang menjadi incaran wisatawan mancanegara.
Bekerja, Beribadah, Bahagia yang selalu menjadi semangat insan PLN UP3 Banyuwangi dalam mewujudkan harapan besar warga. Menjadikan segala bentuk keringat dan perjuangan untuk melistriki
sebagai bentuk ibadah dan Bahagia ketika nantinya dapat memberikan senyuman bagi warga karena listrik sudah bisa mereka nikmati. (hari)











