LAUNCHING PLN BLITS EXPLORE INDONESIA : Rektor ITS, Joni Hermana saat menjajal di belakang setir mobil Kasuari bersama GM PLN Disjatim, Bob Sarir. (Foto : Ist)
BIDIK NEWS | SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama PLN dan Universitas Budi Luhur melaunching ‘PLN BLITS Explore Indonesia’ di Gedung Riset Mobil Listrik ITS, kampus ITS Surabaya, Senin (30/7).
Turut hadir Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana, MScES, PhD, GM PLN Disjatim Bob Sarir, Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Sc. Agr. Ir. Didik Sulistyanto, pejabat Kementerian Kemaritiman dan pejabat Pertamina Jatim.
Dalam sambutannya, Bob Sarir menegaskan, PLN akan selalu mendukung permintaan listrik untuk mobil listrik di kota manapun. Kedepan sejalan dengan pertumbuhan mobil listrik, PLN juga berkomitmen meningkatkan ketersediaan listrik dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT) yang merupakan energi yang ramah lingkungan.
“Energi baru ini sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan fosil sebagai energi listrik. Maka terobosan untuk pemanfaatan EBT, khususnya mobil listrik akan sangat terasa manfaatnya pada kondisi saat ini yang mulai naik harga energi fosil setiap kilogramnya untuk dikonversi menjadi energi listrik,” tegasnya.
Bob Sarir optimis, kedepan, keberadaan kendaraan bertenaga listrik sebagai sarana transportasi akan menjadi kebutuhan disetiap daerah, bahkan warga Indonesia.
“Sejalan dengan hal itu, maka komitmen PLN untuk mendukung dunia akademik dalam melaksanakan riset pengembangan mobil listrik agar mampu untuk diproduksi secara masal. Sehingga masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan hasil riset yang dilakukan oleh ITS menjadi nyata adanya,” ungkapnya.
Dukungan PLN tidak berhenti pada riset saja, namun PLN siap menyiapkan SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) dimanapun dibutuhkan. Agar mobil listrik yang akan meramaikan transportasi masal di Indonesia tidak mengalami kesulitan dalam melakukan pengisian energi listriknya.
“Sekali lagi saya mengucapkan selamat dan sukses kepada civitas akademika, terutama ITS yang telah mewujudkan kendaraan ramah lingkungan di tanah air yang mampu beroperasi sejauh 500 km tanpa melakukan pengisian baterai. Semoga kita semua bisa memanfaatkan mobil buatan anak bangsa yang komponen nya 100% dari dalam negeri,” pungkas Bob Sarir. (hari)










