BIDIK NEWS | SURABAYA – Pasca terjadinya gempa di Lombok, Bali dan sekitarnya pada Minggu (5/8), PLN terus melakukan upaya perbaikan langsung demi memulihkan pasokan listrik serta mengantisipasi terjadinya gempa susulan.
Tidak cukup sampai disitu, PLN Disjatim, Senin (6/8) sore, memberangkatkan 74 personil ke Lombok untuk membantu pemulihan kondisi kelistrikan.
Pemberangkatan 74 personil dengan kompetensi sebagai teknisi pemeliharaan jaringan listrik tegangan menengah, tegangan rendah dan Tim PDKB yang bertujuan mempercepat pemulihan kelistrikan di Lombok pasca gempa bumi.
Dihadapan personil, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Disjatim, Dwi Suryo Abdullah berpesan, agar para teknisi dapat bekerjasama dengan tim dari unit lain untuk menjalankan tugasnya secara profesional.
“Sehingga pemulihan kondisi jaringan segera terwujud. Saya memberikan apresiasi atas keberanian dan kesiapan seluruh personil yang akan bergabung dengan tim dari PLN Distribusi Bali, NTT dan Unit PLN lain yang akan menyusul guna mengemban tugas pemulihan pasokan aliran listrik,” ungkapnya.
Ditambahkan Dwi Suryo, sebelum personil diberangkatkan, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter perusahaan termasuk diasuransi. Mengingat tim teknisi PLN Jatim ini berada di Lombok selama 10 hari untuk melaksanakan tugas.
Sehingga membutuhkan fisik yang cukup prima.
“Jika dalam 10 hari dirasakan masih kurang dan masih diperlukan, maka seluruh personil akan siap untuk diperpanjang sampai jaringan listrik di Lombok kembali normal,” tegas Dwi Suryo.
Selain memberangkatkan personil, PLN Disjatim juga mengirimkan peralatan kerja, yakni 3 unit mobil PDKB Berjarak lengkap, 4 unit truk untuk pemeliharaan Jaringan TM/TR , 2 unit mobil Crane, 2 unit double Cabin dan 6 unit mobil station yang semuanya akan membantu percepatan pemulihan pasokan listrik.
Selain pemulihan yang cepat, Dwi Suryo juga berpesan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama melakukan pekerjaan. Dan tetap harus saling memberikan informasi atas kondisi dan perkembangan atas tugas yang akan dihadapi selama berada di Lombok melalui whattapps (WA) group.
“Dengan mengucap Bismillah, kami berangkatkan tim relawan PLN Disjatim dan tim tanggap darurat gempa bumi di Lombok,” pungkasnya. (hari)











