SURABAYA | bidik.news – Peringati Hari Bumi tahun 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jatim bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya gelar tanam pohon di area green belt Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Minggu (28/4/2024).
Sebanyak 400 tanaman bambu di tanam di wilayah pembuangan sampah terbesar di Surabaya dikarenakan tanaman ini berperan menangani limbah beracun, penyerap karbon terbaik, menyerap bau hingga penahan erosi guna mencegah bahaya kebanjiran.
GM PLN UID Jatim Agus Kuswardoyo memaparkan, aksi tanam pohon ini merupakan program PLN mendukung pemerintah mengatasi isu perubahan iklim sekaligus sebagai penerapan kegiatan environmental, social and government (ESG) korporasi.
“Upaya penghijauan yang dilakukan PLN kali ini mendukung program pemerintah untuk area sekitar TPA Benowo, sebelumnya juga sudah dilakukan penanaman 200 tanaman di wilayah yang sama. PLN juga taman 20 ribu pohon mangrove di kawasan Hutan Mangrove Gunung Anyar, Surabaya, Teluk Pangpang Banyuwangi, Lamongan dan lainnya,” kata Agus.
Ia berharap, melalui upaya penghijauan ini, PLN dapat berkontribusi menjaga keseimbangan ekosistem, menurunkan suhu, mengurangi polusi udara serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jatim. Kedepannya, aksi penghijauan ini akan terus digalakkan PLN secara konsisten.
Menyambut baik keterlibatan PLN, Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto mengatakan komitmen PLN membersamai pemerintah menangani isu lingkungan di Surabaya.
“Serangkaian upaya telah kami gaungkan untuk mengatasi maupun antisipasi perubahan iklim dan cuaca ekstrim. Terima kasih PLN yang telah mensupport tanaman dan lainnya. Semoga kegiatan penanaman di wilayah Benowo ini mampu mengatasi permasalahan lingkungan dan membuat Kota Surabaya lebih sejuk dan nyaman,” pungkas Dedik.











