Krisantus, Manajer PLN Area Banyuwangi (tengah) bersama Ketua YBM PLN Banyuwangi, Yananto (kanan) saat menyerahkan sekop dan cangkul. (Foto : Ist)
=”color: #FF0000″> BIDIK NEWS
Dwi Suryo Abdullah, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Disjatim menjelaskan, pada saat banjir mulai meluas di Daerah Aliran Sungai (DAS), pihak PLN Rayon Rogojampi Area Banyuwangi mulai melakukan pengamanan dengan memutus aliran listrik di gardu melalui jurusan utama pada panel trafo yang menuju desa tersebut. Hal itu dilakukan agar tidak membahayakan masyarakat yang terkena dampak banjir.
“Pemutusan aliran listrik dilakukan dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Selama waktu tersebut, PLN selalu berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Banyuwangi,” kata Dwi Suryo, Minggu (24/6).
Ditambahkan Dwi Suryo, PLN Rayon Rogojampi juga memantau kondisi tiang-tiang listrik SUTM/SUTR dengan melakukan inspeksi untuk memastikan tidak ada tiang yang roboh maupun tertimpa pohon.
“Setelah semuanya aman, PLN kembali mengalirkan listrik ke Desa Alas Malang, Kec Singojuruh sekitar pukul 17.00 WIB agar masyarakat setempat mendapat penerangan di malam hari. Sehingga warga bisa mengamankan dan menjaga rumahnya,” ungkapnya.
Sehari setelah banjir terjadi, PLN Area Banyuwangi memberikan bantuan alat bantu argo dorongan untuk membersihkan lumpur, sekop, cangkul serta menerjunkan personil untuk meringankan beban warga Desa Alas Malang, Kec Singojuruh, Kab Banyuwangi. Bantuan diserahkan langsung oleh Krisantus, Manajer PLN Area Banyuwangi bersama Ketua YBM PLN Banyuwangi, Yananto. (hari)










