BANYUWANGI | bidik.news – Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Merdeka menggelar Temu Akbar dan Refleksi Akhir Tahun 2023, Minggu (24/12/2023).
Bertempat di Hotel Luminor Banyuwangi, kegiatan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2024, sekaligus mengukur capaian program yang telah dilaksanakan selama tahun 2023.
Ratusan warga belajar dari Kecamatan Tegaldlimo, Cluring, Genteng, Kalipuro, Giri, Wongsorejo dan dari Pokjar Disabilitas hadir menyemarakkan kegiatan ini. Acara ini juga mendapatkan support penuh dari Yayasan Kampung Merdeka sebagai induk PKBM Merdeka.
Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan Banyuwangi, Nuriyatus Sholeha yang hadir dalam acara ini memberikan apresiasi terhadap kinerja PKBM Merdeka.

“Meski masih berusia 3 tahun, tetapi sudah memberikan sumbangsih bagi peningkatan IPM bagi masyarakat Banyuwangi, saya sangat mengapresiasi kinerja PKBM Merdeka,” ujar Nuri sapaan akrab Nuriyatus Sholeha.
Menurutnya, dengan bertambahnya warga belajar PKBM Merdeka, maka akan semakin banyak pula warga masyarakat yang bisa mendapatkan kesempatan pendidikan kesetaraan.
Selain di hadiri beberapa tokoh penggiat pendidikan kesetaraan, acara ini juga dimeriahkan penampilan hadrah dan puisi para warga belajar. Selain itu, warga belajar juga mempersembahlkan beberapa penampilan lainnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Yayasan Kampung Merdeka Banyuwangi, Fajar Isnaini, bahwa pihaknya akan terus mendorong dan mensupport PKBM Merdeka agar ke depan semakin baik.
“Berbagai terobosan yang di lakukan, diantaranya memberikan program beasiswa bagi warga belajar yang akan melanjutkan pasca lulus kejar Paket C ke bangku kuliah, memberikan program life skill agar lulusan dari PKBM Merdeka bisa mampu mandiri dan memiliki jiwa entrepreneurship,” ungkap pria yang sekarang sedang melanjutkan studi doktoralnya di salah satu universitas di Surabaya.
Sementara, salah seorang warga belajar, Slamet mengaku senang dengan adanya PKB Merdeka. “Kami berterima kasih kepada PKBM Merdeka, karena kami bisa merasakan pendidikan gratis dan bisa meningkatkan kepercayaan diri kami, karena selain mengikuti kejar paket, kami juga mendapatkan tambahan keterampilan dari PKBM Merdeka” ungkap Slamet.
PKBM Merdeka di tahun 2023 telah memberikan pelatihan membatik, menjahit, pembuatan sovenir, tata rias, publik speaking yang di ikuti oleh sekitar tujuh puluh warga belajarnya.
“Life skill adalah sesuatu yang akan kami terus lakukan di tahun depan, agar lulusan kami bisa lebih berdaya guna. Karena dengan life skill ini, di harapkan bisa menambah cuan bagi keluarganya,” jelas Ainur Rizqiyah, ibu muda alumni Magister Pendidikan yang juga kepala sekolah PKBM Merdeka. (nng)











