KOTA BATU I bidik.news – Ketua Pokja Peningkatan Status Kota Batu 1999 – 2001, Andrek Prana mengingatkan masyarakat batu memilih Calon Walikota Batu mendatang jangan hanya tergiur amplop.
Selain itu Andrek menyebut kepada Bakal Calon Walikota kedepan 2024 – 2029 jangan sampai jadi walikota boneka karena terikat perjanjian dengan boker.
“Calon walikota harus berhati – hati dalam berkerjasama dengan broker saat pencalonan jangan sampai terjebak kepentingan sesaat tapi kedepannya tidak bisa berbuat apa – apa buat Kota Batu dan masyarakat yang dipimpin,” kata Andrek, Sabtu (20/7/2024).
Alasannya kata dia, calon walikota yang potensial diyakini bakal dilirik broker.
“Broker juga punya tim lapangan melihat peluang calon.Jadi mereka tahu mana calon yang bisa diajak kerjasama,” ungkapnya.
Ini ungkap dia,lantaran kerap terjadi para calon dipakai para broker, terlebih bagi yang tidak punya dana cukup. Alternatifnya, menurut Andrek pakai broker.
“Sepengetahuannya broker tidak sembarangan ngeluarin uang, tapi melihat dulu apa calon punya jaminan atau tidak, dan itu tidak gratis dana dari broker ada jasa bunganya,” ujarnya.
Celakanya lagi, menurut Andrek yang terberat komitmen proyek – proyek buat broker.
“Kalau gak hati – hati bisa – bisa kalau jadi walikota hanya ngurusin acara seremonial belaka, dan hanya bisa tersenyum saat pelantikan, setelahnya mikir tanggungan,” sindirnya.
Biasanya, menurut Andrek broker selain memberikan uang juga menyiapkan atribut buat calon, seperti banner, kaos, bendera, dan lainnya.Ketika praktik – praktik ini tejadi, Andrek meyakini walikotanya nanti, tidak bisa berbuat banyak untuk kota dan warga,dan terkesan dimasyarakat mau jual kotanya.
Olehkarena itu, pengamat politik ini mewanti – wanti agar calon dari luar kota, kalau jadi jangan sampai membawa kelompoknya atau grupnya untuk mengambil pelang yang seharusnya untuk masyarakat batu.
“Masyarakat harus jeli mendukung dan memilih calon, jangan hanya tergiur amplop. Pilihlah orang batu yang berkarakter dan berkomitmen buat membangun batu bersama masyarakat,” seru Andrek.(Gus)











