SIDOARJO | BIDIK.NEWS – Petugas gabungan Bandara Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 26.432 ekor benih lobster ilegal yang terdiri dari 3.680 ekor jenis Mutiara dan 22.752 ekor jenis Pasir yang akan dikirim ke Singapura. Diperkiraan total kerugian negara mencapai Rp1,3 miliar.
GM Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jafar membenarkan adanya penangkapan upaya penyelundupan benih lobster dari Bandara Juanda, Senin (17/10/2022) sekitar pukul 06.30 WIB di area ruang tunggu gate 8.
Dimana telah diamankan 1 calon penumpang maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID7131 rute Surabaya-Singapura oleh petugas Bea Cukai (BC) Bandara Juanda dibantu personil Airport Security dan Satgaspam TNI AL.
“Untuk barang bukti telah diamankan di kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I. Dan untuk pelaku sementara diamankan di Kantor BC Juanda untuk penggalian informasi lebih lanjut,” ungkap Sisyani.
Penggagalan upaya penyelundupan, kata Sisyani, bermula dari adanya informasi yang didapati petugas intelijen bahwa akan ada pengiriman benih lobster ilegal menuju Singapura. Kemudian petugas gabungan melakukan pemantauan dan didapati 1 koper berwarna hitam dengan tampilan X-ray yang mencurigakan.
Setelah itu, petugas BC mendapati pemilik koper berada di ruang tunggu gate 8 Terminal 2 dan langsung diamankan bersama Airport Security dan Satgaspam TNI AL. Pelaku lalu diminta membuka isi koper dan didapati 29 kantong plastik berisikan benih lobster dengan komposisi 24 kantong jenis Benih Lobster Pasir dan 5 kantong Benih Lobster Mutiara yang akan dikirim ke Singapura.
Modus penyelundupan yang digunakan pelaku adalah dengan menjadi penumpang pada penerbangan internasional dan benih lobster diselundupkan di koper atau tas yang kemudian dibagasikan dengan harapan dapat mengelabui petugas bandara.
“Namun, karena kesigapan para petugas gabungan, rencana penyelundupan dapat digagalkan. Kami berharap para stakeholder, khususnya petugas yang berhubungan langsung dengan barang bawaan penumpang dapat meningkatkan kewaspadaannya akan upaya penyelundupan barang-barang illegal lainnya,” jelasnya.
Selain itu, apresiasi juga diberikan Sisyani kepada petugas gabungan yang telah menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster. Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan sinergitas dengan stakeholder dalam upaya pencegahan penyelundupan barang illegal melalui Bandara Juanda.
“Kami akan terus meningkatkan upaya untuk pengawasan lalu lintas ikan dan hasil perikanan serta barang illegal lainnya yang melalui Bandara Juanda bersama stakeholder terkait,” pungkasnya.











