• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

Petani Muda Masa Depan, Petrokimia Gresik Kenalkan Smart Farming ke 261 Siswa SMK

M Rohim by M Rohim
4 weeks ago
in JAWA TIMUR
Reading Time: 3 mins read
0
Siswa SMK Negeri 8 Jember saat mengikuti School Lab Farming

Siswa SMK Negeri 8 Jember saat mengikuti School Lab Farming

GRESIK I bidik.news – Pertanian modern berbasis teknologi dilai mampu menjadi daya tarik baru bagi Generasi Z. Hal itu dibuktikan PT Petrokimia Gresik melalui program School Lab Farming yang melibatkan 261 siswa dari tiga SMK pertanian di Jawa Timur.

Program tersebut mendorong para siswa menerapkan konsep pertanian presisi sekaligus memanfaatkan lahan sekolah sebagai ruang belajar, tempat produksi, hingga pengembangan bisnis pertanian.

Salah satu hasilnya terlihat di SMK Negeri 1 Kademangan, Blitar. Dari lahan seluas 1.000 meter persegi, siswa berhasil memanen sekitar 800 kilogram bawang merah kering. Produksi ini meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan musim tanam sebelumnya yang hanya menghasilkan sekitar 150 kilogram dari luasan lahan yang sama.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan regenerasi petani menjadi tantangan bersama untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional.

Menurutnya, melalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik ingin memperkenalkan pertanian dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter generasi muda, yakni berbasis teknologi, data, produktivitas, dan peluang usaha.

“Melalui School Lab Farming, kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa pertanian saat ini sudah berkembang jauh. Dengan dukungan teknologi smart farming dan pengelolaan lahan sekolah sebagai teaching factory yang produktif, siswa tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga memahami bagaimana pertanian dapat dikelola secara modern dan memiliki prospek usaha yang menjanjikan,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur.

Panen Melon hingga 15 °Brix

Selain bawang merah, siswa SMK Negeri 1 Kademangan juga membudidayakan ratusan melon di dalam greenhouse. Hasil panen tersebut memiliki tingkat kemanisan mencapai 15 °Brix.

Capaian serupa juga diperoleh siswa SMK Negeri 8 Jember dan SMK Muhammadiyah 5 Gresik. Kedua sekolah tersebut membudidayakan varietas melon berbeda dengan bobot antara 1,2 hingga 2 kilogram per buah dan tingkat kemanisan minimal 15 °Brix.

Daconi menilai hasil tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat menjadi semakin menarik bagi Generasi Z jika dikelola dengan teknologi dan metode budidaya yang tepat.

“Saat siswa melihat sendiri bahwa lahan yang mereka kelola mampu menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai jual, mereka mendapatkan perspektif baru tentang pertanian. Bukan hanya sebagai aktivitas budidaya, tetapi sebagai bidang usaha yang membutuhkan teknologi, kemampuan analisis, dan pengelolaan bisnis,” katanya.

Dalam penerapan pertanian presisi, siswa dibiasakan bekerja berdasarkan data. Mereka mencatat perkembangan tanaman, kondisi media tanam, kebutuhan dan dosis pemupukan, hingga hasil produksi menggunakan matriks yang terstandar.

Dari proses tersebut, siswa belajar menganalisis kondisi tanaman dan mengambil keputusan budidaya berdasarkan data.

Selain bawang merah dan melon, ketiga sekolah juga mengembangkan komoditas pendukung seperti buncis dan kembang kol sebagai bagian dari rotasi tanam. Diversifikasi ini sekaligus memperluas pengalaman siswa dalam mengelola berbagai jenis usaha pertanian.

Optimalkan Lahan Sekolah

School Lab Farming merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik yang dijalankan dengan kerangka Creating Shared Value (CSV).

Program ini tidak sekadar memberikan dukungan sarana pertanian, tetapi juga mengoptimalkan aset sekolah agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang praktik sekaligus unit produksi.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kompetisi HARVESTION 2025 yang mempertemukan 33 SMK pertanian dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dari kegiatan tersebut, Petrokimia Gresik melihat bahwa minat generasi muda terhadap sektor pertanian sebenarnya cukup besar. Namun, minat tersebut belum seluruhnya berkembang menjadi ketertarikan untuk menekuni budidaya maupun menjadikan pertanian sebagai pilihan profesi dan usaha.

Di sisi lain, sejumlah sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana praktik dan akses terhadap teknologi pertanian modern. Kondisi ini juga memunculkan kesenjangan antara pembelajaran di kelas dengan kebutuhan dunia industri.

Padahal, banyak sekolah memiliki lahan yang cukup luas dan produktif untuk dikembangkan menjadi laboratorium praktik sekaligus unit produksi.

“School Lab Farming membuat proses belajar tidak berhenti pada demonstrasi di lahan. Siswa menjadi pelaku utama dalam seluruh siklus pertanian, mulai dari perencanaan budidaya, pengelolaan tanaman, pencatatan data, panen, hingga memahami nilai ekonomi dari produk yang mereka hasilkan,” jelas Daconi.

Kepala SMK Negeri 1 Kademangan, Hadi Sucipto, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, pendekatan pertanian modern memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus meningkatkan ketertarikan mereka terhadap sektor pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi program ini karena siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan langsung pertanian modern. Harapannya, pengalaman ini dapat menumbuhkan semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan sektor pertanian sekaligus turut mendukung terwujudnya pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Related Posts:

  • IMG-20260506-WA0110
    Beasiswa Petani Muda 2026 Resmi Dibuka, Petrokimia…
  • IMG-20230627-WA0057
    Petani di Banyuwangi Dikenalkan Drone untuk…
  • IMG-20260724-WA0000
    Usung Tema "Heritage of Agriculture", Petrokimia…
  • IMG-20241121-WA0172
    Dongkrak Produksi Buah Naga, Pemkab Banyuwangi…
  • IMG-20260724-WA0000
    Usung Tema “Heritage of Agriculture”, Petrokimia…
  • IMG-20230809-WA0053
    Banyuwangi jadi Sentra Bawang Merah di Jatim,…
Previous Post

Banyak Gunung Erupsi, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Peta-kan Prioritas Bencana

Next Post

32 Tim Ramaikan REDESBLUE Cup VIII di Bulurejo Gresik

M Rohim

M Rohim

RelatedPosts

Pasar Tradisional Tertekan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Bongkar Masalah di Balik Kios Kosong
POLITIK

Pasar Tradisional Tertekan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Bongkar Masalah di Balik Kios Kosong

by Rofik hardian
05/10/2026
0

SURABAYA l bidik.news - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mendesak Pemprov Jatim mengevaluasi total...

Read moreDetails
Upload Struk Pajak Daerah, Puluhan Warga Banyuwangi Dapat iPhone, Motor hingga Umroh

Upload Struk Pajak Daerah, Puluhan Warga Banyuwangi Dapat iPhone, Motor hingga Umroh

05/10/2026
Digelar Pertama Kali, ‘Nggravel Glenmore’ Banyuwangi Diikuti Ratusan Peserta dari Lima Negara

Digelar Pertama Kali, ‘Nggravel Glenmore’ Banyuwangi Diikuti Ratusan Peserta dari Lima Negara

05/10/2026

Persiapan Gandrung Sewu 2026, Ribuan Penari Lokal dan Luar Kota Latihan Gabungan

05/10/2026

Nahkodai PWI Banyuwangi, Hariyadi Ingin Kembalikan Peran Organisasi dan Jadikan ‘Rumah Besar’

05/10/2026

Terbungkus Handuk Kuning, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Depan Rumah Warga Banyuwangi

05/10/2026
Next Post
32 Tim Ramaikan REDESBLUE Cup VIII di Bulurejo Gresik

32 Tim Ramaikan REDESBLUE Cup VIII di Bulurejo Gresik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Pasar Tradisional Tertekan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Bongkar Masalah di Balik Kios Kosong

Pasar Tradisional Tertekan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Bongkar Masalah di Balik Kios Kosong

05/10/2026
Upload Struk Pajak Daerah, Puluhan Warga Banyuwangi Dapat iPhone, Motor hingga Umroh

Upload Struk Pajak Daerah, Puluhan Warga Banyuwangi Dapat iPhone, Motor hingga Umroh

05/10/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.