SURABAYA – Warga Kapasan, Surabaya digegerkan dengan pertarungan satu orang pria melawan delapan orang di Jalan Sidokapasan X Surabaya.
Atas informasi tersebut pihak Polsek Simokerto langsung mendatangi lokasi kejadian guna untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami Akan dalami kasus perkelahian tersebut dan melakukan penyelidikan, kami akan mengumpulkan bukti-bukti dilapangan serta memanggil korban dan pelaku,” beber Panit Reskrim Polsek Simokerto Ipda Heri Siswantoro, Selasa (7/01/2020).
Sementara itu, ketika wartawan mendatangi lokasi kejadian di sebuah rumah kos, Jalan Sidokapasan X bomor 6C Surabaya, yang menjadi tempat pertarungan ternyata dihuni Istri dan anaknya.
Penghuni rumah kos Novela (40) istri dari Hoirul tersebut menceritakan awal mula kejadiannya, masalahnya apa ? tidak tahu penyebabnya, tiba-tiba suami saya, Hoirul didatangi tiga orang, lalu disitu terlibat cek-cok dan suami saya dipukul.
“Mereka berjumlah 3 orang mendatangi rumah kos saya dengan membawa balok, saya melihat suami saya kena pukul pakai genteng hingga berdarah,” beber Novela istri Hoirul.
Lanjut Novela, Karena kalah jumlah, suami saya masuk kedalam rumah kos, mengambil sebilah pedang. “Saya sempat melerai perkelahian tersebut, malah kena pukul sama mereka,” Imbuhnya.
Merasa jumlah mereka banyak, Hoirul kabur dengan mengendarai sepeda motor milik istrinya. Kemudian tidak berselang lama datang lagi orang berjumlah banyak ke rumah kos untuk mencari suami saya.
“Kira-kira total semua, mereka berjumlah 9 orang. Salah satunya saya kenal diketahui berinisial MK. Karena dulu pernah satu kos sama adiknya,” ungkapnya.











