SIDOARJO | bidik.news – Karantina Jawa Timur melakukan aksi penanaman dan pembagian bibit tanaman serta Gelar Pasar Murah (GPM) dalam memperingati Hari Kesehatan Tumbuhan Internasional (International Day of Plant Health, IDPH.
Sekitar 500 bibit mangga, klengkeng, matoa, nangka, sirsat, cabe, jambu air, dan tabebuya dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan kantor Karantina Jatim, Jumat (23/5/2025).
Bibit tanaman yang dibagikan merupakan dukungan dari Dinas Kehutanan Jatim. Selain itu, juga dilakukan Gelar Pangan Murah (GPM) 9 bahan pokok berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim.
Kepala Karantina Jatim, Hari Yuwono menyampaikan, aksi penanaman dan pembagian bibit ini merupakan bentuk dukungan terhadap kepedulian akan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat (public awareness) terhadap Kesehatan tumbuhan.
“Pada tahun ini, peringatan Hari Kesehatan Tumbuhan Internasional mengusung tema “The Importance of Plant Health in One Health atau Pentingnya Kesehatan Tumbuhan dalam Satu Kesehatan. Tema ini menekankan pentingnya tumbuhan yang sehat bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan,” jelas Hari.
Hari mengatakan, kesehatan tumbuhan merupakan tanggung jawab bersama. Maka sudah selayaknya peduli dan kepedulian tersebut bisa dimulai dengan langkah kecil seperti apa yang di lakukan saat ini. Penanaman pohon, pembagian bibit, merupakan tindakan nyata untuk memulai komitmen terhadap kesehatan tumbuhan.
“kegiatan yang dilakukan Karantina Jawa Timur diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat umum dan meningkatkan kolaborasi serta sinergi antar pihak pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan perlindungan tumbuhan untuk menjaga ketahanan pangan, perlindungan keanekaragaman hayati, kelestarian lingkungan dan keberlanjutan perdagangan sektor pertanian yang aman,” imbuhnya.
IDPH diperingati setiap 12 Mei. Hari Kesehatan Tumbuhan Internasional ini bentuk keberlanjutan dari inisiatif program Tahun Kesehatan Tumbuhan Internasional (International Year of Plant Health, IYPH) yang dicanangkan pada tahun 2020.











