SAMPANG — Dalam rangka peringatan hari Jadi Kabupaten Sampang ke-396, Bupati Sampang H.Slamet junaidi ziarah ke leluhur Makam Ratoh Ebuh Polagan, di Kampung Madegan, Kelurahan Polagen, Rabu (11/12/2019). Turut hadir Wakil Bupati Sampang H.Abdullah hidayat.
Peringatan acara hari jadi Kabupaten Sampang ke-396 itu juga dihadiri forkopimda Kabupaten Sampang, para tokoh ulama, para kyai para tokoh masyarakat serta masyarakat lingkungan makam Ratoh Ebuh.
Kedatangan Bupati Sampang beserta rombongan disambut masyarakat dengan sangat antusias. Demikian pula KH.R.Panji Zainal dan KH.R.Panji ismail keluarga besar sesepuh juga menyambut kedatangan Bupati Sampang. Hadir pula keluarga besar mantan Gubenur jawa Timur R.P .Moh. Noer.
Sebagai rangkaian peringatan hari jadi Sampang ke-396 yang jatuh pada Hari Rabu tangal 11 Desember 2019 Bupati dan Wakil Bupati Sampang melaksanakan ziarah ke makam leluhur bersama Forkopimda dan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sampang.
Peringatan Hari Jadi Sampang tahun 2019 ini agak sedikit berbeda dengan kegiatan tahun–tahun sebelumnya. Kalau sekarang Bupati langsung menuju dari Pendopo rombongan Bupati naik mobil pribadi, kali ini rombongan langsung untuk berangkat ke makam leluhur.
Sambutan bupati sampang H.Slamet Junaidi. ”Berdirinya Kabupaten Sampang tidak lepas dari momen historis penobatan Raden Prasena sebagai pangeran Cakra Ningrat Oleh sultan Agung MATARAM pada tanggal 23 Desember 1624 masehi atau 12 rabiul awal 1045 hijriyah yang ketika itu bertepatan dengan gerebeg maulid Nabi Besar Mohammad SWT.berkedukan Di kampung madegan Sampang,Pangeran Cakraningrat Resmi menjadi penguasa pulau madura,” jelasnya.
Menurut Bupati Slamet Junaidi, ”Sebagai wujud rasa sukur terhadap para jasa leluhur hari ini kita berkumpul untuk memanjatkan doa dengan harapan arwah mereka senantiasa damai di alam baka,dosa maupun kekhilafan mereka dimaafkan serta amal Bhaktinya Diridhoi Alloh SWT,” katanya.
Bupati juga menegaskan, sebagai generasi penerus,kita harus mengingat dan merevitalisasi momen Historis tersebut sebagai Pondasi semangat untuk membangun kejayaan sampang,tidak banyak yang ingin sampaikan, kecuali ajakan untuk mencintai dan merawat Sampang yang kita warisi dari leluhur kita. ”Adalah tugas kita untuk meneruskan cita -cita dan visi mereka untuk memajukan masyarakat serta menjaga jati diri kita srbagai masyarakat sampang,” ujarnya.
Panngeran Cakraningrat Rato Ebu, pangeran Santo Merto, trunojoyo, hingga R.P.MOH.NOER adalah tokoh tokoh legendaris yang pantas diteladani perjuangannya. ”Mari kita jadikan jejak langkah mereka sebagai inspirasi, membangun Kabupaten Sampang yang hebat dan bermartabat, sesuai visi dan misi Bupati sampang yang di amanahkan oleh masyarakat sampang.”











