GRESIK – Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 dan Dharma Karini ke XXI, Kejari Gresik melakukan bhakti sosial berupa pembagian sembako dan vitamin kepada warga yang terdampak pandemi covid 19 dan ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes), di Kabuputen Gresik.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Kejari Gresik pada warga dan nakes yang terdampak akibat pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia. Bhakti sosial ini dipimpin lansung oleh Kajari Gresik, Heru Winoto, SH. Untuk warga yang terdampak Covid, Kejari membagikan sembako menyebar di wilayah Kecamatan Kebomas diantaranya Desa Kembangan, Randu Agung, Sekar Kurung, Kawisanyar. Tidak hanya itu, Kejari Gresik juga membagikan sembako pada tukang ojek online (Ojol).
Sementara itu, untuk Nakes Kejari telah membagikan sembako di tiga Puskesmas yakni Puskesmas Industri sebanyak 40 orang, Puskesmas Kebomas 62 orang dan Puskesmas Cerme 97 orang.

Kajari Gresik Heru Winoto melalui Kasi Intel Dimaz Atmadi Brata Anandiansyah mengatakan, bahwa pada peringatan hari Bhakti Adhyaksa tahun ini kita melakukan bakti sosial pembagian 500 paket sembako. Sasarannya, warga yang terdampak PKPM Darurat pandemi Covid 19 dan Tenaga Kesehatan di sekitar wilayah kerja Kejari Gresik. Tidak hanya itu, paket juga diberikan pada para pedagang yang jualannya sepi dan warga yang melakukan isolasi mandiri.
“Alhamdulilah, bakti sosial pembagian sembako telah berlangsung aman dan sesuai sasaran. Pada pandemi kami serahkan paket sembako secara simbolis melalui perwakilan, mengingat saat ini pandemi belum usai dan kami lakukan dengan prokes ketat ” tegas Dimaz, Kamis (15/06/2021).
Masih menurutnya, pembagian sembako ini dengan tujuan untuk meringankan beban warga yang terdampak dari perketatan wilayah PKPM mikro Darurat. Semoga kegiatan pembagian sembako yang dilakukan Kejari Gresik dapat meringankan beban dari masyarakat dan para nakes yang terdampak pandemi Covid 19. (him)












