GRESIK|BIDIK – Pengurus guru NU (Pergunu) Kabupaten Gresik dilantik pagi ini di lingkungan ponpes Al Azhar Menganti, sejumlah tokoh memberikan pencerahan, diantara nya KH Tolhah Hasan.
Tokoh pendidikan ini berharap agar pengurus pergunu ini mengelola sekolahan, masjid, pondok pesantren dengan baik,” Kalau dulu semangatnya pokok punya sekolahan, pokok punya masjid, soal mutu dan kualitas kurang di perhatikan,. Saat ini eranya beda, bikin lah sekolahan NU yang megah, tenaga guru dan administrasinya yang profesional, bikin lah aturan sekolah yang bagus, dan juga ada spesifikasi sehingga wali murid akan berbondong datang menyekolahkan anaknya dengan biaya berapapun, bahkan biaya mahal tetap di bayar”, jelas mantan menteri agama.
Lebih lanjut ditegaskan pengurus pergunu juga harus mewaspadai ajaran yang di anggap nyleneh , misalnya HTI, ” Waspadai dan jangan sampai menyebarkan virus dilingkup pendidikan serta masjid kita, jangan di beri tempat, dan begitu kelihatan gejala, segera ditegur dan di ingatkan agar tidak mengulangi”, paparnya.
Ketua pergunu Kabupaten Gresik Sururi berpesan kepada anggotanya, bahwa pergunu kabupaten Gresik telah menyusun kode etik , serta telah melakukan MOu dengan polres Gresik, sehingga kalau ada persoalan yang berhubungan dengan guru guru NU tidak keburu ditangani, namun di mediasi dan advokasi oleh pergunu. ( Ali)










