BIDIK NEWS | BANYUWANGI – Pengajian akbar Mujahadah Nisfussanah, yang dilaksanakan di lapangan GOR Tawang Alun, Sabtu (3/3), dihadiri puluhan ribu jama’ah.
Mereka datang dari seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, yang rutin hadir sebagai jama’ah perjuangan Shalawat Wahidiyah.
Pengajian kali ini mengambil tema ‘Shalawat Wahidiyah Untuk Penjernih Hati’, yang dihadiri langsung pimpinan perjuangan Shalawat Wahidiyah, Hadrotul Mukarrom Kanjeng Romo Kyai Abdul Latif Majid, tampak juga hadir calon Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul).
Panitia Koordinator tim peliputan, Habibi mengatakan acara di Banyuwangi ini diperkirakan dihadiri lebih dari 20 ribu jama’ah. Mereka datang langsung dari seluruh penjuru di Jatim.
Sebelum pengajian dilaksanakan, akan diawali acara Pisowanan atau sungkeman dimana para jamaah sebelum pengajian dimulai, terlebih dahulu melakukan sungkeman atau bersalaman kepada Kanjeng Romo.
“Acara Pisowanan dilakukan kurang lebih selama 1 jam, ,” terang Habibi.
Sementara Gus Ipul, saat dikonfirmasi mengaku, kehadirannya ini tidak ada kaitan dengan pencalonannya sebagai Gubernur Jatim, dirinya hanya ingin berdo’a bersama untuk Bangsa dan Negara, khususnya Jawa Timur.
“Kita berdo’a untuk Indonesia, untuk Jawa Timur, kita nderek (ikut.red) para ulama, para Kyai, agar suasana yang kondusif ini terus terpelihara,” kata Gus Ipul.
Dalam berdo’a, menurut Gus Ipul, bisa menyatukan perbedaan, karena sejatinya semua manusia itu sama kedudukannya di mata Allah SWT.
“Mungkin kita tidak sama, tapi kita bisa memohon kepada Allah agar ketidaksamaan kita ini, bisa membuat maju bersama-sama. Kita selalu mengharap pertolongan kepada Allah, dalam keadaan apapun,” pungkas Gus Ipul.(nng)
Teks : Kanjeng Romo Kyai Abdul Latif Madjid (kanan) bersama Gus Ipul (tengah. (foto:ist))










