• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home EKONOMI

Pelonggaran LTV/FTV Dongkrak Pertumbuhan Kredit Property

Ida by Ida
7 years ago
in EKONOMI
Reading Time: 2 mins read
0
Diseminasi Kebijakan Makroprudensial “Relaksasi Kebijakan Loan to Value (LTV) untuk Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Sistem Keuangan” di kantor BI Jatim, Kamis (13/9).
(Foto : Ist)

Diseminasi Kebijakan Makroprudensial “Relaksasi Kebijakan Loan to Value (LTV) untuk Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Sistem Keuangan” di kantor BI Jatim, Kamis (13/9). (Foto : Ist)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BIDIK NEWS | SURABAYA – Bank Indonesia (BI) menempuh kebijakan makroprudensial dalam bentuk ketentuan pelonggaran Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Ratio dari fasilitas kredit/pembiayaan perumahan dengan memperhatikan aspek prudensial.

Kebijakan LTV/FTV BI ini merupakan bagian dari pembauran kebijakan yang ditujukan untuk mendorong perekonomian melalui pertumbuhan kredit properti secara nasional yang pada saat ini masih memiliki potensi akselerasi.

Hal itu dikatakan Difi Ahmad Johansyah, Kepala Perwakilan BI Jatim saat kegiatan Diseminasi Kebijakan Makroprudensial “Relaksasi Kebijakan Loan to Value (LTV) untuk Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Sistem Keuangan”, Kamis (13/9).

Melalui kebijakan ini, BI memberikan kewenangan kepada industri perbankan untuk mengatur sendiri jumlah LTV/FTV dari fasilitas kredit/pembiayaan pertama sesuai dengan risk appetite dan dan kebijakan manajemen risiko masing-masing bank. Sementara, LTV untuk fasilitas kredit/pembiayaan kedua diberikan di kisaran 80% hingga 90%.

“Dengan kebijakan pelonggaran LTV/FTV ini, pengaturan LTV/FTV fasilitas kredit/pembiayaan pertama yang menjadi kewenangan masing-masing bank tidak hanya untuk rumah tapak ≤70m², rusun ≤21m², dan ruko/rukan, namun juga untuk semua tipe rumah tapak, rusun, ruko/rukan,” jelas Linda Maulidina, Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.

Dalam menetapkan besaran LTV kepada debiturnya tersebut, bank harus memperhatikan pula aspek prudensial dalam penerapannya, sehingga hanya bank yang memiliki NPL total kredit net < 5% dan NPL KPR gross <5% yang dapat memanfaatkan pelonggaran ini. Selain perubahan pada ketentuan rasio LTV, ketentuan baru ini juga memberikan kelonggaran terhadap kredit/pembiayaan dengan mekanisme inden. “Sebelumnya, kredit/pembiayaan dengan mekanisme inden diberikan sampai dengan urutan fasilitas kedua. Sekarang, bank dapat memberikan maksimal 5 fasilitas kredit tanpa melihat urutan,” jelas Linda. Kebijakan pelonggaran LTV ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kredit properti di Indonesia. Di Jatim sendiri, sejak diterapkan pelonggaran kebijakan LTV/FTV sebelumnya di 2016, kredit properti tercatat tumbuh dari 6,15% (yoy) pada Agustus 2016 menjadi 11,29% (yoy) pada Juni 2018. “Dengan kebijakan pelonggaran yang baru ini, harapannya angka pertumbuhan ini semakin meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jatim secara keseluruhan,” kata Difi lagi. Sementara Kepala Devisi Advisory Ekonomi dan Keuangan BI, Taufik Saleh mengatakan, diseminasi merupakan salah satu instrumen kebijakan Makroprudensial BI yang diberikan langsung dari tangan pertama pejabat departemen kebijakan Makroprudensial BI di Jakarta. Surabaya kota pertama untuk kegiatan sosialisasi ini, kemudian dilanjutkan di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Pekanbaru Riau. Di Surabaya, kegiatan ini diikuti berbagai kalangan, diantaranya dari Pemda, lembaga keuangan, akademisi, perbankan dan developer/pengusaha property. Kebijakan LTV dicetuskan untuk lebih mendorong kredit property yang dampaknya dapat menggerakkan perekonomian dimasing-masing wilayah kota di Surabaya, Banjarmasin dan Pekanbaru yang akumulasinya berdampak pada pertumbuhan nasional yang meningkat. Perlu diketahui, kredit property saat ini pertumbuhannya belum begitu banyak, sehingga ada peluang untuk lebih ditingkatkan lagi. Seperti di Surabaya dan Jatim yang pertumbuhan kredit property'nya masih dibawah 2% dari total porto folio diseluruh sektor ekonomi. “Di Jatim, kredit property dikatakan masih hijau, karena uang penghasilan penduduk yang dipakai untuk kredit property masih kecil, yakni 6,29%, jauh dari nasional yang sudah mencapai 13%,” ujarnya. Sedangkan Deputi Direktur Departemen Kebijakan, Ita Rulina menambahkan, utang terhadap pendapatan secara nasional 10,69%, dan di Surabaya baru mencapai 6%. Artinya, masyarakat Surabaya dan Jatim masih mempunyai ruang yang besar untuk menambah kreditnya dibanding pendapatannya. “Masyarakat Jatim, khususnya Surabaya peluangnya cukup besar untuk bisa mencicil kredit KPR/rumah. Hal ini dikarenakan hutang-hutangnya masyarakat Surabaya dan Jatim masih tergolong rendah dibanding penghasilannya. Ini menunjukan prospek penjualan property di Jatim dan Surabaya yang masih menjanjikan,” pungkasnya. (hari)

Related Posts:

  • IMG-20180726-WA0027
    BI Beri Kewenangan Perbankan Mengatur LTV Perumahan
  • bi
    Resep 'Jamu' BI Ampuh Tangkal Krisis Ekonomi Global
  • gubernur bank indonesia
    BI7DRR 3,75% Sinergi Bangun Pemulihan Ekonomi
  • WhatsApp Image 2023-11-30 at 09.02.28
    BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 4,7% -…
  • IMG-20200311-WA0002
    BI & IWAPI Jatim Bersinergi Implementasikan QRIS
  • Aset Perbankan Di Jatim Meningkat 7,76 persen
Previous Post

PLN Kembali Terangi Desa Terpencil, Desa Alas Bayur Situbondo

Next Post

Niat Dugem , Mahasiswi Cantik Malah Ditangkap Polisi

Ida

Ida

RelatedPosts

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo
EKBIS

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

by Haria Kamandanu
17/01/2026
0

SURABAYA | bidik.news -Perkembangan perkeretaapian terus menunjukkan peningkatan baik sarana ataupun prasarananya. Peningkatan ini tidak lepas dari peran pemerintah dalam...

Read moreDetails
Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

17/01/2026
Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

16/01/2026

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026

Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

16/01/2026

Kakanwil dan Kalapas se-Jatim Panen Raya Semangka di Banyuwangi

16/01/2026
Next Post
Niat Dugem , Mahasiswi Cantik Malah Ditangkap Polisi

Niat Dugem , Mahasiswi Cantik Malah Ditangkap Polisi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026
Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

17/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.