Gresik | BIDIK — Menuggu antrian dengan disuguhi alunan musik dari elekton, menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggar tilang. Tidak hanya itu, elekton dengan satu biduan dimana pelanggar tilang bisa ikut berdendang dapat mengurangi rasa stres waktu menunggu antrian.
Hal itulah yang dilakukan Kejaksaaan Negeri (Kejari) Gresik ketika diserbu kurang lebih 4.070 pelanggar tilang. Mungkin ini menjadi sejarah di Gresik banyaknya angka pelanggar dalam seminggu imbas dari operasi zebra.
Tidak hanya itu, 4.070 pelanggar tilang yang datang ke Kajari Gresik untuk mengambil tilangan diberi tempat khusus. Petugas memasang dua tenda besar dan kursi. Tidak hanya itu, para pelanggar tilang juga disuguhi minuman gratis.

Tak kalah menarik, ada hiburan elekton yang khusus didatangkan untuk menghibur para pelanggar tilang agar tidak stres menunggu antrian.
Loket dibuka mulai jam 09.00 pagi, para pelanggar tilang sudah memenuhi kantor kejari Gresik. Meskipun tidak semua pelangaar tilang datang, lautan manusia menghiasai kantor Kejari Gresik.
3 petugas dari Bank BRI di datangkan untuk memperlancar dalam pembayaran denda tilang.
Diprediksi, pelayanan tilang ini akan berakhir sampai malam hari. Pasalnya, pada pukul 18.00 WIB antrian nomer yang dipanggil petugas tilang masih 1.200 nomer dari 1.500 pelanggar tilang yang datang.
Kasipidum Kejari Gresik, Reza Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi meludaknya para pelanggar tilang yang datang. Persiapan seperti tenda, kursi dan minuman sdh sedia. Bahkan, hiburan elekton pun juga sudah dipersiapkan untuk menghibur para pelanggar tilang.
“Kita sebagai pelayan masyarakat akan berusaha semaksimal mungkin untuk melayani. Mungkin dengan apa yang kami lakukan bisa mengurangi kejenuhan saat menunggu antrian,” tegasnya. (Him)







