KEDIRI – Masih Banyaknya Potret Kemiskinan di Jawa Timur mengugah Komunitas sosial yang tergabung dalam Jamaah Kawulo Pinggiran (JKP)menggelar aksi bedah rumah untuk warga miskin yang menempati rumah tak layak huni.
Bertempat di Dusun Jomblang Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu kabupaten Kediri,minggu (25/10/2020) JKP melakukan Aksi bedah rumah di rumah pak Wagiman pekerja buruh tani.
Di temui di kegiatan bedah rumah, ketua penasehat JKP Subianto menyampaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian JKP terhadap masyarakat dalam membantu pengentasan kemiskinan di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Kediri.
“Aksi bedah rumah rutin kita gelar dengan anggaran sendiri tanpa bantuan pemerintah. Semua gotong royong bentuk kepedulian terhadap rakyat ,” ucap Subianto , minggu (25/10).
Pria yang juga anggota DPRD Jatim ini menambahkan bedah rumah di dusun Jomblang desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri ini merupakan kegiatan yang ke 67 aksi bedah rumah yang digelar JKP.
“Saya Berharap ke depan kegiatan ini akan dirutinkan dengan bentuk keperdulian JKP terhadap masyarakat. Tak hanya JKP saja namun elemen lainnya juga bersinergi untuk mewujudkan bedah rumah bagi warga miskin, ” kata Politisi Demokrat ini.
Lebih dalam Subianto menegaskan Kegiatan bedah rumah ini juga sebagai bentuk aksi nyata JKP dalam pengentasan kemiskinan.”Aksi nyata bedah rumah dengan gotong royong seluruh elemen yang dikoordinasi JKP tanpa menunggu bantuan pemerintah.Kami dukung penuh, ” jelas Anggota Komisi B DPRD Jatim ini.
Selain itu, lanjut Subianto,kegiatan bedah rumah dengan gotong royong ini merupakan implementasi dari Pancasila.
“Inilah bentuk dari perwujudan Pancasila untuk mensejahterakan masyarakat dan mengangkat kemiskinan di Jatim,”terangnya
Bahkan kegiatan bedah rumah yang digagas JKP,akan dilanjutkan dirinya dalam reses DPRD Jatim yang di gelar bulan November mendatang selain itu pastinya menyerap aspirasi masyarakat
“Bulan depan reses saya sebagai DPRD Jatim akan saya wujudkan bedah rumah di Kediri,”jelas nya.
Sementara itu Wagiman merasa terharu dan sujut syukur karena masih ada orang yang berhati mulia di jaman sekarang.
” Saya doakan orang – orang yang terlibat dalam kegiatan sosial membedah rumah saya semoga di beri rejeki yang berlimpah dan barakah ,” ucap pria tua sambil tetharu ( rofik)











