SURABAYA | BIDIK.NEWS – Dalam kehidupan modern saat ini, upaya mewujudkan keluarga sakinah adalah tantangan berat. Untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga sudah merupakan sebuah prestasi tersendiri.
Untuk itu, orang tua tidak boleh meninggalkan anak dalam keadaan lemah agama dan imannya. Intinya, orang tua harus terus mendoakan agar anak kelak menjadi anak yang sholeh, sholehah, dan bisa bereuni keluarga di surga.
Pesan itu dilontarkan penceramah ustaz Wijayanto dihadapan ratusan
wali murid mulai kelas 1 – 6 SD Al Falah Surabaya dalam Seminar Parenting dengan tema kajian “Baiti Jannati, Meraih Surga Allah” di Masjid Al Falah Surabaya, Kamis (13/10/2022).
Parenting yang diberikan seputar bagaimana cara mendidik anak, baik di dalam keluarga khususnya di dalam rumah.
“Begitu bahagianya mempunyai keluarga yang dipenuhi rasa 3M, yakni Menyayangi, Melindungi dan Menghormati. Namun untuk mewujukan itu penuh perjuangan dan tidak mudah. Perlu ada dukungan dan kerja keras dari semua pihak dalam anggota keluarga,” kata Uwie.
Uwie menambahkan, ayah diibaratkan sebagai kepala sekolah di dalam keluarga. Sedangkan, ibu sebagai madrasah. “Nah disini, anak perlu kerja sama. Kuncinya harus ada komunikasi, aktivitas bersama, memberikan contoh, serta melakukannya secara konsisten. Karena konsisten itu perlu,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Lembaga Pendidikan Al Falah, Ustaz Jusa Indrawan menyampaikan, Seminar Parenting Meraih Surga Allah merupakan kegiatan komite SD Al Falah Surabaya.
Tujuannya agar mensinergikan orangtua/wali murid dengan memberikan pembelajaran untuk belajar bersama. Sehingga untuk merekatkan semua orang tua wali murid untuk bisa belajar bagaimana membimbing putra-putrinya yang ada di SD Al Falah Surabaya.
“Mereka para orang tua tidak bisa terlepas dari membimbing putra-putri mereka. Sehingga kehidupan keluarga yang nyaman, penuh dengan edukasi pendidikan ini akan menjadi support nantinya,” tutur Jusa yang didampingi Kepala Humas Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya, Gatot Purwanto.
Sedangkan Kepala SD Al Falah Surabaya Yuni Wahida menuturkan, seminar ini salah satu bentuk kegiatan sinergi sekolah bersama orangtua. Dimana tidak hanya siswa yang harus bersekolah, orang tua pun perlu belajar.
“Kita juga memahami bahwa tugas mendidik tidak hanya dari sekolah, tugas mendidik pun juga kewajiban orang tua kalau dirumah. Sehingga kami berharap kegiatan parenting ini ada timbal balik kesinambungan mendidik antara anak-anak di sekolah dan di rumah bersama orangtua,” tandas Yuni.











