GRESIK I bidik.news – Pameran Gresik Inovasi Festival (Ginofast) 2024 di Atrium Icon Mall dibuka oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani.
Pameran Ginofest di Atrium Hall Icon Mall Gresik berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 29 hingga 30 November.
Sebanyak 27 stand ikut memeriahkan Ginofast yang diikuti perwakilan SD/MI, SMP, SMA/SMK/MAN, Universitas, Perusahaan dan Perangkat Daerah di Kabupaten Gresik. Dintaranya, dari SD ada 4 stand, 2 stand MI, 6 stand SMP, 1 stand SMA, 4 stand SMK, 1 stand MAN, 4 stand dari Universitas, 2 stand dari Perusahaan dan 3 stand dari perangkat daerah.
Kegiatan Ginofast di inisiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik merupakan perwujudan program Nawa karsa Gresik Komik (Kolaborasi Milenial Kreatif) dengan mengusung tema “Dari Angan ke Aksi, Mengubah Ide Menjadi Implementasi”.

Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman membuka pameran Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2024 di atrium Iconmall, Jum’at (29/11/2024).
“Kabupaten Gresik sebagai salah satu daerah yang terus berkembang, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi dan kreatifitas, dalam menghadapi dinamika global dan tantangan era digital. Inovasi menjadi kunci untuk mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” jelas Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut dikatakan Gus Yani, peran inovasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan, komunitas serta pelaku usaha.
“Pameran Ginofast akan menjadi ajang bagi inovator dari berbagai latar belakang. Seperti perangkat daerah, sekolah, Universitas, pelaku usaha dan komunitas, untuk menampilkan karya dan gagasan mereka kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Masih menurutnya, Ginofast merupakan momentum untuk membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan berdampak nyata. Serta memperkuat posisi Kabupaten Gresik sebagai daerah yang inovatif dan progresif.
“Pemerintah Kabupaten berharap pameran ini menjadi momentum untuk membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan berdampak nyata. Serta memperkuat posisi Kabupaten Gresik sebagai daerah yang inovatif dan progresif,” harapnya.
Ditambahkan Bupati, perkembangan pendidikan online telah membuka peluang dalam dunia pembelajaran, dengan berbagai inovasi yang mengubah cara kita mengakses pengetahuan. Salah satu inovasi paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir adalah penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan online.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili Kepala Badan Riset Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur Firman, Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Edi Hadisiswoyo, Kepala OPD lingkup Pemkab Gresik, Kepala Sekolah, perwakilan perusahaan, komunitas serta seluruh pesert Ginofest 2024. (adv)











